Bhabinkamtibmas Polsek Pengandonan Jadi Penengah, Cegah Konflik Warga Berlanjut Lewat Problem Solving

GEMANUSANTARANEWS.com,OKU Baturaja – Sebuah langkah cepat dan bijak ditunjukkan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Pengandonan Polres OKU, Bripka A. Rohim, dalam menangani kesalahpahaman yang terjadi di tengah masyarakat. Dengan pendekatan problem solving, Bripka A. Rohim berhasil meredam potensi konflik antarwarga yang sempat memanas akibat insiden penganiayaan ringan.

Kejadian tersebut bermula pada Sabtu, 29 Maret 2025, sekitar pukul 16.20 WIB, ketika Pihak I diduga melakukan penganiayaan ringan terhadap Pihak II dengan menggunakan tangan kosong. Insiden ini menimbulkan ketegangan di lingkungan tempat tinggal kedua pihak yang berseteru.

Menanggapi situasi tersebut, Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., melalui Kapolsek Pengandonan IPTU Jenizar, memerintahkan Bhabinkamtibmas untuk segera melakukan pendekatan preventif guna meredam emosi kedua belah pihak. Bripka A. Rohim kemudian mengambil langkah mediasi sebagai solusi penyelesaian konflik.

Baca juga :  OKU Timur Buktikan Program Kedaulatan Pangan Prabowo Berhasil, Produksi Beras Peringkat Empat Nasional

Dalam proses mediasi yang berlangsung pada Senin, 14 April 2025, Bripka A. Rohim mempertemukan kedua pihak untuk berdialog secara terbuka dan kekeluargaan. Selama proses tersebut, suasana berjalan kondusif di bawah pengawasan pihak kepolisian. Kedua belah pihak akhirnya menyampaikan pandangannya secara langsung.

Pihak I, sebagai pelaku penganiayaan ringan, menyampaikan permintaan maaf kepada Pihak II serta menyatakan penyesalan atas tindakan yang telah dilakukan. Sementara itu, Pihak II menunjukkan sikap terbuka dan menerima permintaan maaf tersebut dengan lapang dada. Kesepakatan pun dicapai untuk menyelesaikan masalah secara damai dan kekeluargaan tanpa proses hukum lebih lanjut.

Baca juga :  15 Menit, Dua Bersaudara Pengedar Ganja Dibekuk Lewat Undercover Buy

Keberhasilan mediasi ini menunjukkan efektivitas pendekatan problem solving yang diusung oleh kepolisian, khususnya melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di lapangan. “Kami mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan agar hubungan antarwarga tetap harmonis dan tidak menyisakan dendam,” ujar Bripka A. Rohim.

Kapolsek Pengandonan IPTU Jenizar juga menyampaikan apresiasi atas kerja cepat Bhabinkamtibmas dalam menyelesaikan kasus ini. Ia menekankan pentingnya peran polisi dalam menjadi jembatan komunikasi di tengah masyarakat. “Tugas polisi tidak hanya menegakkan hukum, tapi juga menciptakan suasana aman dan damai,” katanya.

Melalui penyelesaian ini, Polsek Pengandonan berharap masyarakat dapat meneladani penyelesaian damai dan bijak atas setiap permasalahan yang timbul di lingkungan. Pendekatan dialog dan kekeluargaan dinilai sebagai langkah paling tepat untuk menjaga kerukunan dan keamanan bersama di tengah masyarakat.

Baca juga :  Sambut HUT Bhayangkara ke-79, Polres OKU Bersihkan Tempat Ibadah sebagai Wujud Kepedulian dan Toleransi

(Humas Polres OKU/GNN – Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *