Polisi Sahabat Anak: Polres OKU Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Usia Dini

BATURAJA,OKU, SUMSEL,Gemanusantaranews.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ogan Komering Ulu (OKU) terus berkomitmen untuk membangun kesadaran hukum dan keselamatan berkendara dengan menyasar generasi paling muda. Kali ini, kegiatan “Polisi Sahabat Anak” digelar di KB-TK Islam Al Azhar 64 Baturaja pada Rabu (17/9/2025) pagi. Program ini merupakan agenda rutin yang dirancang khusus untuk menciptakan pengenalan yang positif dan edukatif antara institusi kepolisian dengan anak-anak.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kanit Kamsel Aipda Dian Gun Gun yang mewakili secara langsung Kasatlantas Polres OKU, AKP Ayu Tiara Okta Dita, S.T.K., S.I.K. Turut serta mendampingi, sejumlah personel Satlantas yang andal dan berpengalaman dalam bidangnya, yaitu Bripka Mona Dita Zelviana, S.H., Brigpol Endang Setiawati, Briptu Arsel Delian P., dan Bripda Nina Amelia. Kehadiran mereka dirancang untuk memberikan perhatian penuh dan interaksi yang maksimal dengan seluruh peserta.

Melalui Kasi Humas Polres OKU, AKP Ibnu Holdon, Kasatlantas AKP Ayu Tiara Okta Dita menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah memperkenalkan tugas pokok Polisi Lalu Lintas (Polantas) kepada anak-anak. “Kami ingin memutus kesan menakutkan dan menggantinya dengan image bahwa polisi adalah sahabat dan pelindung yang bisa mereka datangi,” ujar Holdon menyampaikan pesan atasan tersebut.

Baca juga :  Sopir Truk Batu Bara Tewas Terjepit Usai Kendaraan Hantam Jembatan di Semidang Aji

Selain itu, kegiatan ini juga dirancang untuk memperlihatkan berbagai rambu-rambu lalu lintas secara langsung. Anak-anak diajak untuk mengenali dan memahami arti dari rambu-rambu dasar, seperti rambu stop, larangan parkir, dan zebra cross. Pengenalan ini disampaikan bukan dengan cara yang kaku, melainkan melalui metode yang menyenangkan dan mudah dicerna oleh daya pikir anak-anak usia dini.

Pesan-pesan keselamatan di jalan raya menjadi inti dari seluruh materi yang disampaikan. Anak-anak diajarkan tentang pentingnya menggunakan helm saat berbonceng, menyeberang di tempat yang benar, serta duduk dengan tertib di dalam kendaraan. Diharapkan, pesan ini tidak hanya melekat pada anak-anak, tetapi juga dapat disampaikan ulang kepada orang tua dan keluarga di rumah, sehingga efek edukasinya menjadi lebih luas.

Baca juga :  Polsek Sosoh Buay Rayap Amankan Tujuh Pelaku Pencurian Kabel PLN

Antusiasme yang tinggi jelas terpancar dari raut wajah seluruh siswa-siswi KB-TK Islam Al Azhar 64 Baturaja. Mereka dengan penuh semangat mengikuti setiap sesi dan aktif menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh para personel polisi. Suasana ceria dan penuh tawa mendominasi acara, membuktikan bahwa pendekatan interaktif yang diterapkan berhasil menciptakan chemistry yang baik antara polisi dan anak-anak.

“Melalui kegiatan ini, kami sangat berharap dapat terjalin kedekatan emosional yang erat antara Polri dengan anak-anak. Sekaligus, ini adalah investasi jangka panjang untuk menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini. Anak-anak inilah yang akan menjadi pengguna jalan yang sadar hukum di masa depan,” pungkas AKP Ibnu Holdon menutup penjelasannya.

Baca juga :  Polisi Amankan Delapan Tersangka dalam Kasus Pencurian Kabel Listrik

Kegiatan “Polisi Sahabat Anak” ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi merupakan investasi nyata bagi terciptanya budaya keselamatan berlalu lintas. Dukungan dari pihak sekolah dan orang tua sangat dibutuhkan untuk terus mengingatkan dan mempraktikkan nilai-nilai yang telah diajarkan, sehingga tujuan untuk menekan angka kecelakaan dan menciptakan jalan raya yang aman dapat terwujud.(GNN – red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *