Baturaja,OKU,Sumsel,Gemanusantaranews.com – Satuan Lalu Lintas(Satlantas) Polres Ogan Komering Ulu (OKU) secara proaktif melaksanakan kegiatan patroli hunting subuh pada Senin pagi, 15 September 2025. Operasi yang digelar dalam rangka menciptakan Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) ini merupakan bagian dari upaya rutin institusi kepolisian untuk menjamin keamanan warga sejak dini hari.
Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan dalam rentang waktu yang sangat pagi,yakni dimulai pukul 04.15 WIB dan berakhir pada pukul 05.15 WIB. Pemilihan jam operasi ini sangat strategis, mengingat pada waktu tersebut aktivitas masyarakat已经开始 meningkat sementara kondisi jalanan masih rentan terhadap berbagai pelanggaran dan potensi kejahatan.
Dipimpin secara langsung oleh Aipda Anton Wijaya,operasi pagi buta ini melibatkan dua orang personel Satlantas yang terlatih. Tim kecil yang gesit ini melakukan pemantauan dengan cermat di seputaran Kota Baturaja, yang merupakan pusat aktivitas dan ibu kota dari Kabupaten OKU.
Fokus patroli tidak dilakukan secara acak,tetapi ditargetkan pada jalur-jalur strategis yang dikenal sebagai titik-titik yang ramai oleh aktivitas warga di pagi hari, seperti sekitar pasar, tempat ibadah, dan jalur utama menuju pusat kota. Hasil dari pemantauan selama satu jam tersebut cukup positif, dimana situasi lalu lintas di wilayah kota terpantau benar-benar aman, lancar, kondusif, dan sepenuhnya terkendali tanpa adanya gangguan yang berarti.
Melalui Kasi Humas Polres OKU,AKP Ibnu Holdon, Kasat Lantas Polres OKU AKP Ayu Tiara Okta Dita, S.T.K., S.I.K., menjelaskan bahwa misi patroli hunting subuh ini memiliki cakupan yang lebih luas daripada sekadar menilang pelanggar. Kegiatan ini merupakan sebuah strategi komprehensif yang dirancang untuk menekan potensi kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang sering terjadi pada waktu subuh akibat kelalaian pengendara.
Lebih dari itu,kehadiran personel di jam yang sunyi tersebut juga berfungsi sebagai upaya pencegahan yang efektif terhadap tindak kejahatan jalanan yang dikenal dengan istilah 3C, yaitu Curanmor (pencurian kendaraan bermotor), Curas (pencurian dengan kekerasan), dan Curat (pencurian dengan menggasak). Kehadiran polisi di jam-jam rawan ini diharapkan dapat menciptakan efek jera bagi pelaku kejahatan.
Tidak hanya bersifat represif dengan berburu pelanggar,dalam kesempatan tersebut petugas juga secara aktif melakukan pendekatan persuasif. Mereka memberikan imbauan serta sosialisasi langsung kepada masyarakat dan para pengendara yang ditemui agar selalu menaati segala peraturan lalu lintas, demi terwujudnya keselamatan bersama di jalan raya.
Dengan diselenggarakannya kegiatan patroli rutin seperti ini,Satlantas Polres OKU berharap dapat terus konsisten menciptakan situasi lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Dampaknya diharapkan tidak hanya dirasakan oleh pengendara, tetapi juga dapat mendukung seluruh aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat Kota Baturaja yang dimulai sejak pagi buta, menciptakan rasa nyaman dan terlindungi.(GNN – red).












