Baturaja OKU Sumatera Selatan,GemaNusantaraNews.com –
Polres Ogan Komering Ulu (OKU) telah melaksanakan operasi pengamanan menyeluruh untuk dua acara Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Kegiatan keagamaan yang melibatkan massa dalam jumlah besar ini berlangsung pada Sabtu, 17 Januari 2026, dan berhasil ditutup dengan kondusif sekitar pukul 22.15 WIB.
Pengamanan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah langsung dari Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., sebagai wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan dan menjamin keamanan setiap kegiatan masyarakat. Tujuannya adalah memastikan seluruh rangkaian acara keagamaan yang diselenggarakan oleh Majelis Pecinta Habib dan Ulama OKU bersama Majelis Sirah Nabawiyah Alhudaibiyah Baturaja tersebut dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan khidmat.
Sebagai puncak persiapan, pada hari pelaksanaan pukul 17.30 WIB, Polres OKU menggelar Apel Kesiapan Pengamanan secara terpisah di dua titik utama, yaitu Masjid Besar As-Sholihin dan Masjid Islamic Center Baturaja. Apel ini menjadi momentum penyiapan mental dan koordinasi terakhir seluruh personel yang terlibat.
Apel kesiapan tersebut dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres OKU, Kompol Alpian, S.E., M.M., yang juga bertindak sebagai Koordinator KRYD Regu II. Turut hadir dalam apel ini para pejabat utama Polres OKU dan Polsek Baturaja Timur, seperti Kasat Binmas AKP Ujang Abdul Azis, Kasat Reskrim AKP Irawan Adi Candra, Kapolsek Baturaja Timur AKP Azwan, serta sejumlah perwira lainnya dari satuan seperti Humas, Propam, Samapta, Reskrim, dan Narkoba, menunjukkan keseriusan dan pendekatan lintas sektor dalam pengamanan ini.
Operasi pengamanan kemudian dibagi ke dalam dua sektor lokasi. Lokasi pertama adalah Masjid Islamic Center Baturaja di Jalan Lintas Sumatera, Desa Tanjung Baru. Sektor ini dikomandani oleh KBO Sat Samapta, Iptu Apris Suswanto, dengan kekuatan 41 personel. Tabligh Akbar di lokasi ini diisi oleh penceramah Ustaz Zaky Mubarok dan dihadiri sekitar 500 jemaah.
Sementara itu, lokasi kedua berada di Masjid As-Sholihin Baturaja yang berlokasi di Jalan H. S. Cokroaminoto, Pasar Atas. Sektor ini dipimpin oleh Wakapolsek Baturaja Timur, Iptu Bustami, dengan jumlah personel yang lebih besar, yakni 49 orang. Acara di masjid ini menampilkan penceramah Syekh Abdurrahman Jaber dan dihadiri kurang lebih 250 jemaah.
Dalam pelaksanaannya, personel gabungan Polres OKU dan Polsek Baturaja Timur menerapkan strategi pengamanan gabungan terbuka (visible) dan tertutup. Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan rasa aman sekaligus mengantisipasi secara proaktif setiap potensi gangguan, terutama tindak kriminalitas yang sering menyasar kerumunan massa, dikenal sebagai 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), dengan fokus perlindungan pada kendaraan para jemaah.
Selain pengamanan personel, aspek pengaturan lalu lintas juga menjadi perhatian utama. Petugas ditempatkan di titik-titik rawan kemacetan di sekitar kedua lokasi untuk mengatur arus kendaraan. Langkah ini dilakukan guna mencegah penumpukan kendaraan yang bisa memicu kemacetan parah serta mengurangi risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas selama masa kedatangan dan kepulangan jemaah.
Berdasarkan pantauan di lapangan, seluruh rangkaian operasi pengamanan berjalan sesuai rencana. Pengawasan dilakukan secara ketat di dalam dan di perimeter luar lokasi acara. Tidak terjadi hal-hal yang mengganggu kekhidmatan acara ataupun potensi kericuhan, menunjukkan efektivitas dari pembagian tugas dan koordinasi yang telah disiapkan.
Secara keseluruhan, operasi pengamanan Tabligh Akbar Isra Mi’raj 2026 ini dinyatakan sukses dan berakhir dalam kondisi yang sepenuhnya aman, tertib, kondusif, dan terkendali. Keberhasilan ini menegaskan peran Polres OKU sebagai institusi yang mampu menyediakan rasa aman dan mendukung kelancaran kegiatan keagamaan masyarakat, sekaligus mencerminkan sinergi yang baik antara petugas dengan panitia dan jemaah.(gnn/red).












