OKU TIMUR,GemaNusantaraNews.com –
Bupati Ogan Komering Ulu(OKU) Timur, Ir. H. Lanosin, S.T., M.T., M.M., secara resmi menyerahkan sepuluh unit sepeda motor Yamaha NMax sebagai kendaraan operasional kepada para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-kabupaten. Acara serah terima berlangsung di halaman kompleks Pemerintah Kabupaten OKU Timur pada Senin, 8 Desember 2025. Bantuan ini merupakan bentuk dukungan konkret pemerintah daerah untuk memperlancar pelayanan masyarakat di bidang administrasi dan urusan keagamaan di seluruh penjuru kecamatan.
Bupati yang akrab disapa Enos menjelaskan bahwa penyerahan sepuluh unit kendaraan bermotor tipe matik ini merupakan tahap pertama dari program penyediaan sarana transportasi dinas bagi penghulu.Ia mengungkapkan komitmen Pemerintah Kabupaten untuk melengkapi kebutuhan operasional di semua wilayah administrasi. “Pada tahun 2026 nanti akan ditambah lagi sepuluh kendaraan, sehingga total menjadi dua puluh unit. Dengan demikian, seluruh dua puluh kecamatan di OKU Timur akan memiliki sarana yang memadai,” jelas Bupati Enos di hadapan para undangan.
Lebih lanjut,Bupati Enos menegaskan bahwa esensi bantuan ini adalah peningkatan kualitas pelayanan publik. “Dengan harapan, adanya kendaraan operasional untuk para penghulu atau Kepala KUA, nantinya pelayanan masyarakat agar bisa lebih baik lagi,” ujarnya. Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi tinggi para Kepala KUA yang selama ini telah mengorbankan waktu dan tenaga untuk melayani umat tanpa keluhan. “Saya berharap semoga bantuan sepeda motor NMax ini bisa semakin mempermudah para penghulu dalam menjalankan tugasnya,” harapnya.
Sebelum penyerahan,Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten OKU Timur, Dr. H. Abdul Rosyid, S.Ag., MM., M.Si., menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian Bupati Lanosin. Ia menilai bantuan ini sangat strategis untuk mengatasi tantangan geografis di wilayahnya. Rosyid menyatakan bahwa kendaraan ini akan menjadi alat vital untuk mempercepat akses atau akselerasi pelayanan, khususnya menuju desa-desa terpencil dan wilayah yang selama ini sulit dijangkau di Kabupaten OKU Timur.
Kepala KUA Kecamatan Belitang Madang Raya,Drs. H. Betri Juhardi, M.Pd., yang hadir mewakili seluruh rekan penghulu penerima bantuan, turut menyampaikan rasa syukur. “Saya mewakili Kepala KUA Penghulu mengucapkan terima kasih kepada Bupati OKU Timur. Kendaraan dinas ini adalah salah satu penunjang utama bagi kami untuk melayani masyarakat,” ujar Betri. Ia bertekad bahwa dengan sarana baru ini, para penghulu dapat menjalankan tugas dengan lebih optimal dan responsif.
Kehadiran kendaraan operasional ini diharapkan menjadi solusi atas kendala mobilitas yang sering dihadapi para penghulu.Selama ini, dalam menjalankan tugas seperti pencatatan nikah, bimbingan pranikah, penyuluhan keluarga sakinah, hingga pelayanan di daerah pelosok, faktor transportasi kerap menjadi hambatan. Dengan motor dinas tersebut, diharapkan jangkauan pelayanan menjadi lebih luas, waktu tempuh lebih efisien, dan akhirnya memperpendek proses administrasi yang dibutuhkan masyarakat.
Acara seremonial tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi daerah,menunjukkan komitmen kolektif pemerintah dalam mendukung program ini. Turut hadir mendampingi Bupati antara lain Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) OKU Timur H. Rusman, S.E., S.T., M.M., dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sigit Pranomo, S.E., M.M. Kehadiran mereka mempertegas bahwa peningkatan pelayanan dasar, termasuk di bidang agama, menjadi prioritas pembangunan.
Penyerahan sepuluh unit sepeda motor NMax ini bukan sekadar seremonial,melainkan langkah awal dari transformasi pelayanan publik di bidang keagamaan di OKU Timur. Dengan komitmen penambahan unit di tahun depan, program ini mengisyaratkan pendekatan yang sistemik dan berkelanjutan. Dukungan sarana prasarana ini diharapkan tidak hanya memotivasi para penghulu, tetapi juga secara nyata mendekatkan pelayanan negara kepada masyarakat, terutama di daerah-daerah yang paling membutuhkan, menuju OKU Timur yang lebih sejahtera dan religius.(gnn – Cahya Prabu).












