Martapura OKU Timur Sumsel,Gemanusantaranews.com –
Porprov Sumsel 2025 menyaksikan sebuah pemandangan yang tidak biasa dan penuh makna.Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, H. Lanosin, S.T., dengan penuh konsentrasi bukan hanya hadir sebagai pembina, tetapi menjadi seorang atlet yang seutuhnya. Ia terlihat menyandang senjata dan mengikuti setiap tahap lomba tembak reaksi cepat di arena Porprov, Senin (27/10/2025), mengirimkan pesan kuat tentang kepemimpinan yang merakyat dan langsung turun ke gelanggang.
Aksi Bupati yang akrab disapa Enos ini menjadi pembeda dan perhatian utama dalam ajang olahraga dua tahunan tersebut.Langkahnya untuk turun langsung menjadi peserta dalam cabang olahraga tembak reaksi cepat dinilai sebagai sebuah langkah berani dan jarang dilakukan oleh kepala daerah. Ia tidak berada di tribun kehormatan, melainkan berdiri sejajar dengan para atlet lainnya, berkompetisi dengan mengedepankan jiwa sportif.
Dalam pernyataannya yang dikutip Selasa(28/10/2025), Bupati Enos menegaskan bahwa motivasi utamanya bukanlah untuk mengejar piala atau prestasi individu. “Saya turut berpartisipasi dalam lomba tembak reaksi, bukan hanya untuk meraih prestasi, tetapi juga untuk menumbuhkan semangat sportivitas dan kebersamaan antar daerah,” ujarnya. Ia menyatakan bahwa keikutsertaannya adalah sebuah kehormatan untuk menjadi bagian dari perjuangan kontingen OKU Timur.
Dukungan untuk Atlet dan Apresiasi untuk Tuan Rumah
Lebih dari sekadar simbol,kehadirannya di lapangan memberi suntikan semangat bagi lebih dari 300 atlet OKU Timur yang berjuang di berbagai cabang. Tak lupa, Bupati Enos juga menyampaikan penghargaannya kepada pihak tuan rumah. “Terima kasih kepada Kuyung H. M. Toha, Bupati Musi Banyuasin, atas sambutan yang hangat dan penuh semangat,” kata dia, mengokohkan fungsi Porprov sebagai ajang silaturahmi.
Bupati yang dikenal memiliki hobi menembak dan motor trail ini juga menyampaikan pesan penting kepada seluruh kontingen.Ia mengingatkan agar semangat sportivitas harus dijunjung tinggi di setiap pertandingan. “Semoga atlet atau kontingen OKU Timur sukses dalam kegiatan Porprov Sumsel 2025 ini. Apapun hasilnya, itulah yang terbaik. Namun tetap jaga sportivitas dan nama baik daerah,” pesannya.
Bagi Bupati Enos,Porprov memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar panggung kompetisi. Ia menekankan bahwa event ini adalah momen strategis untuk memperkuat tali silaturahmi antar kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan. Semangat ini sejalan dengan semboyan OKU Timur, “Bumi Sebiduk Sehaluan”, yang mengedepankan kebersamaan dan perjalanan menuju satu tujuan.
Sementara itu,Ketua KONI OKU Timur, Dr. H. Didi Franzhardi, M.Pd., menyatakan kebanggaan dan apresiasinya yang mendalam atas aksi nyata Bupati Enos. “Ini Porprov yang sangat luar biasa. Dari 300-an lebih atlet, ada yang membanggakan kita semua bahwa Pak Bupati OKU Timur bersedia menjadi atlet kami,” ujarnya. Didi meyakini bahwa partisipasi langsung sang pemimpin ini akan menjadi pendorong semangat bagi para atlet yang sedang berjuang.
Dengan demikian,partisipasi Bupati Enos telah mengubah partisipasinya dari sekadar angka dalam daftar peserta menjadi sebuah pernyataan politik yang powerful tentang nilai-nilai kepemimpinan. Aksi “turun gunung”-nya ini tidak hanya dikenang sebagai partisipasi seorang bupati dalam lomba tembak, tetapi sebagai sebuah simbol nyata bahwa seorang pemimpin adalah motivator terbaik ketika ia berada di garis depan, berjuang bersama rakyatnya.(gnn – Cahya Prabu).












