Dari Kebun ke Pabrik: Polsek Sosoh Buay Rayap Pacu Ketahanan Pangan Melalui Panen Ubi Racun

Baturaja OKU,Sumsel,Gemanusantaranews.com
Pada Rabu,08 Oktober 2025, suasana di lahan pertanian Desa Mekarsari, Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kabupaten OKU, tampak semarak dan penuh harapan. Di atas hamparan lahan seluas dua hektar, sebuah kegiatan yang menjadi bukti nyata sinergi antarinstansi untuk ketahanan pangan nasional sedang berlangsung. Kegiatan panen raya ubi racun ini bukan hanya sekadar ritual tahunan, tetapi merupakan sebuah langkah strategis yang difasilitasi langsung oleh jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) setempat.

Kegiatan penting ini dipimpin secara langsung oleh Kapolsek Sosoh Buay Rayap,Iptu Karbianto. Kehadirannya tidak sendirian; ia didampingi oleh ujung tombak pembinaan masyarakat, Bhabinkamtibmas Desa Mekarsari Bripka Muliansyah. Kolaborasi ini diperkuat dengan kehadiran Penyuluh Pertanian Kecamatan, Kepala Desa Mekarsari beserta seluruh jajaran perangkat desa, dan yang paling utama, para petani dari Kelompok Tani Mekarsari sebagai pelaku utama.

Arahan untuk mendukung program ini datang langsung dari pucuk pimpinan di Kabupaten OKU.Kapolres OKU, Akbp Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., melalui Kapolsek Iptu Karbianto menegaskan komitmennya. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari instruksi untuk turut serta mengamalkan program prioritas pemerintah, yaitu Gerakan Nasional Ketahanan Pangan, yang dicanangkan untuk kemandirian bangsa.

Baca juga :  Bupati OKU Lantik Dewan Hakim MTQ ke-XXXII: Nilai yang Adil dan Terbaik

Tujuan dari panen ini dirancang dengan cakupan yang luas dan berdampak sistemik.Secara khusus, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong program swasembada pangan, meningkatkan produksi ubi racun di tingkat desa, dan pada akhirnya mengurangi ketergantungan pada impor. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat fondasi ketahanan pangan daerah dan menjaga stabilitas harga komoditas utama di pasaran.

Yang membedakan program ini dengan yang lain adalah kejelasan rantai pasok dan manfaat ekonominya.Program ini secara khusus dirancang untuk memangkas mata rantai distribusi yang panjang. Hasilnya, petani mendapatkan kepastian harga yang adil, industri pengolahan mendapatkan jaminan pasokan bahan baku yang berkelanjutan, dan masyarakat luas dapat menikmati harga akhir yang lebih terjangkau.

Baca juga :  Polisi Gagalkan 7 Tronton Batu Bara yang Nekat Langgar Instruksi Gubernur di Mestong

Keberhasilan panen ini langsung terlihat dari serapan hasilnya.Ubi racun yang berhasil dipanen dari lahan kelompok tani tersebut tidak melalui proses menunggu atau perantara yang lama. Komoditas ini langsung diserap dan dialirkan ke berbagai industri besar yang telah menjalin kemitraan, memastikan bahwa nilai ekonomi dari hasil bumi ini langsung dapat dinikmati oleh para petani.

Secara geografis,episentrum kegiatan ketahanan pangan ini terletak di jantung Desa Mekarsari. Lahan produktif yang dikelola oleh Kelompok Tani Mekarsari ini memiliki luas total dua hektar, sebuah area yang signifikan untuk skala pertanian desa dan menunjukkan komitmen serius dalam pemanfaatan lahan untuk komoditas strategis.

Kegiatan panen raya yang merupakan bagian dari program ketahanan pangan Desa Mekarsari ini dinyatakan resmi berakhir pada pukul 11.00 WIB.Seluruh rangkaian acara, dari awal hingga akhir, dilaporkan berjalan dengan lancar, tertib, dan kondusif. Keberhasilan hari ini bukanlah titik akhir, melainkan sebuah langkah pembuka untuk membangun kemandirian pangan yang lebih kokoh di masa depan.(gnn – red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *