Polres Oku Intensifkan Patroli Malam, Tangkal Premanisme hingga Balap Liar di Lokasi Rawan

GEMANUSANTARANEWS.com,OKU – Polres Ogan Komering Ulu (OKU) meningkatkan pengamanan dengan mengerahkan Tim Sebimbing Sekundang Opnal (SSO) untuk patroli malam di sejumlah lokasi rawan. Langkah ini diambil guna mengantisipasi maraknya aksi premanisme, pungutan liar (pungli), balap liar, tawuran, serta peredaran minuman keras (miras) yang kerap terjadi pada malam hari, terutama di akhir pekan.

Patroli dilaksanakan pada Sabtu malam, 24 Mei 2025, dengan fokus utama di Jalan Raya Lintas Tengah Sumatera dan sekitar Kota Baturaja. Tim SSO juga menyisir kawasan pemukiman penduduk, pertokoan, serta objek vital perkantoran untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., menjelaskan bahwa operasi ini bertujuan menekan angka kriminalitas sekaligus mencegah tindakan yang dapat mengganggu ketenteraman publik, seperti balap liar yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas atau tawuran antar kelompok.

Baca juga :  Maut di Tanjakan Ranau: Micro Bus Terguling, 28 Penumpang Luka

Kasi Humas Polres OKU AKP Ibnu Holdon menegaskan, patroli ini merupakan bagian dari upaya preemtif dan preventif Polri. “Kehadiran personel di lapangan diharapkan memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan sekaligus rasa aman bagi warga,” ujarnya.

Selain jalur utama Sumatera, tim juga mengawasi tempat-tempat keramaian seperti pusat perbelanjaan dan perkantoran yang rawan tindak pidana. Pemantauan diperketat di lokasi yang sering menjadi ajang balap liar atau kerumunan remaja, mengingat kerap terjadi gesekan di area tersebut.

Baca juga :  Sinergi Kokoh TNI-Korpri Diperkuat dalam Upacara Khidmat HUT ke-54 Korpri Jambi

Masyarakat menyambut baik langkah proaktif ini. Beberapa warga mengaku merasa lebih nyaman beraktivitas malam hari setelah melihat intensitas patroli polisi yang meningkat. “Semoga bisa mengurangi aksi-aksi ugal-ugalan di jalan,” kata seorang pedagang kaki lima di Baturaja.

Dalam operasi tersebut, tim gabungan menggelar tiga titik pemeriksaan dan memantau 15 lokasi strategis. Meski tidak menemukan pelanggaran berat, upaya ini dinilai berhasil menciptakan efek deterren bagi potensi pelaku kejahatan.

Polres OKU berkomitmen menjadikan patroli sebagai program rutin, termasuk dengan melibatkan masyarakat melalui sistem *community policing*. “Kami akan terus evaluasi untuk memperluas jangkauan ke daerah lain yang membutuhkan,” pungkas AKP Holdon menutup pernyataan.

Baca juga :  Melampaui Harapan! 499 Warga Sipil Resmi Jadi Komcad Perdana, Bupati OKU: Sampai Merinding!

Sumber Humas Polres OKU
(GNN – Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *