Baturaja OKU,Sumatera Selatan,GemaNusantaraNews.com –
Aiptu Hadi Suhendra, seorang anggota kepolisian di Polres Ogan Komering Ulu (OKU), secara rutin berdakwah dengan menyampaikan khutbah sekaligus menjadi imam shalat Jumat di berbagai masjid di wilayah hukumnya.
Kegiatan ini bukan sekadar ibadah rutin, melainkan metode unik untuk menyisipkan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah nilai-nilai keislaman.
Aiptu Hadi yang bertugas di Polres OKU menjelaskan di Mapolres setempat bahwa setiap hari Jumat ia berpindah dari satu masjid ke masjid lainnya.
Ia tidak terpaku pada satu lokasi ibadah, melainkan menjadikan masjid-masjid di pelosok wilayah sebagai mimbar dakwahnya sekaligus ajang sosialisasi kepolisian.
Motivasi utama Aiptu Hadi adalah untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus membangun persepsi positif bahwa polisi adalah mitra, bukan sosok yang menakutkan.
Menurutnya, keamanan adalah tanggung jawab bersama, sehingga melalui mimbar Jumat, pesan-pesan preventif terhadap tindak kriminalitas akan lebih mudah diserap oleh jamaah yang sedang dalam suasana religius.
Dalam keterangannya pada Jumat (17/4/2026), Aiptu Hadi menjelaskan bahwa metode yang digunakannya adalah pendekatan humanis-religius.
Ia tidak sekadar mengingatkan tentang salat atau zakat, tetapi secara spesifik mengajak jamaah untuk aktif menjaga lingkungan masing-masing, melaporkan hal-hal mencurigakan, serta mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.
Program ini bertujuan membangun hubungan yang lebih erat antara kepolisian dan masyarakat, sehingga warga merasa nyaman untuk berdialog dan menyampaikan aspirasi tanpa rasa takut atau canggung.
Aiptu Hadi menambahkan bahwa pihaknya ingin menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis, di mana masyarakat tidak ragu untuk berinteraksi langsung dengan polisi.
Sambutan positif datang dari tokoh agama setempat, H. Nazarudin, yang menilai kehadiran polisi sebagai khatib Jumat adalah langkah strategis dalam membangun sinergi antara kepolisian dan umat Islam.
Menurutnya, masyarakat tidak hanya mendapatkan ilmu agama, tetapi juga wawasan tentang keamanan dan ketertiban. Ia berharap program ini terus berjalan dan diperluas ke daerah lain.
Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo, S.Ik, M.Ap, didampingi Kapolsek Semidang Aji Iptu Meyke Krisdian Hasri, SH, secara tegas mengapresiasi inisiatif Aiptu Hadi.
Beliau menilai pendekatan religius melalui khutbah Jumat adalah bentuk pendekatan humanis yang sangat positif dan patut ditiru oleh anggota kepolisian lainnya di seluruh jajaran.
AKBP Endro Aribowo menegaskan bahwa melalui khutbah Jumat, pesan-pesan kamtibmas bisa lebih mudah diterima oleh masyarakat karena disampaikan dalam suasana ibadah yang khusyuk.
Inisiatif Aiptu Hadi Suhendra membuktikan bahwa polisi tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai dai dan agen pemersatu bangsa di tengah masyarakat.(red)












