Dari Garda Terdepan Bangsa Menuju Cakrawala Global: Perayaan Hari Santri 2025 di OKU Diwarnai Pesan Peradaban dan Pengamanan Ketat

Baturaja OKU Sumsel,Gemanusantaranews.com 22 Oktober 2025 – Semangat dan kontribusi para santri bagi bangsa kembali dirayakan dalam peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2025. Di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), upacara peringatan ini berlangsung khidmat dan penuh makna, tidak lepas dari peran aparat kepolisian yang memastikan keamanan berlangsung lancar dan terkendali. Suasana religius dan nasionalisme menyelimuti sejumlah pondok pesantren yang menjadi pusat penyelenggaraan.

Kegiatan pengamanan dipusatkan di wilayah Kecamatan Sinar Peninjauan,di mana personel Polsek Sinar Peninjauan secara proaktif diterjunkan ke sejumlah lokasi. Operasi ini dilaksanakan untuk mengawal jalannya upacara di empat pondok pesantren yang menjadi tuan rumah, mencakup Ponpes Al Islah Nahdlatul Muslimin di Desa Karya Mukti XII, Ponpes Bambu Sembilan, Ponpes Sengon Agung, serta Ponpes Darul Quldi di Desa Sri Mulya XIV. Setiap titik diawasi dengan ketat guna mencegah gangguan yang tidak diinginkan.

Baca juga :  Polres OKU Gencarkan KRYD Regu III dalam Ops Pekat 1 Musi 2025 untuk Jaga Kamtibmas

Kapolres OKU,AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., melalui Kapolsek Sinar Peninjauan Ipda Suherman, S.E., menegaskan bahwa peringatan Hari Santri Tahun 2025 ini bukan sekadar seremoni belaka. Menurutnya, momen ini merupakan pernyataan sikap, doa, serta penentu arah peradaban Indonesia ke depan. Hal ini menunjukkan keseriusan para santri dan pihak terkait dalam memaknai peran mereka, baik secara spiritual maupun sosial.

Tahun ini,peringatan HSN mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”. Tema tersebut merepresentasikan tekad santri untuk tetap berada di garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa, sekaligus membuka pandangan menuju cakrawala global. Filosofi logo perayaan ini mencerminkan perjalanan panjang kaum santri, mulai dari Resolusi Jihad 1945 hingga tantangan di era digital seperti sekarang.

Bentuk pita cakrawala yang membentang pada logo HSN 2025 menjadi simbol keterbukaan santri dalam merengkuh modernitas dan dinamika global,tanpa harus kehilangan jati diri, akar tradisi, serta nilai-nilai luhur pesantren. Logo ini juga menggambarkan harmonisasi antara khazanah keislaman, kearifan lokal, dan semangat berkontribusi pada tingkat internasional.

Baca juga :  Polsek Baturaja Timur Gelar Patroli Dialogis di Titik Rawan, Ingatkan Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Dalam pelaksanaannya,personel Polsek Sinar Peninjauan mengatur pengamanan secara menyeluruh, mulai dari pengawasan arus lalu lintas di sekitar area pesantren, patroli di lingkungan tempat berlangsungnya upacara, hingga koordinasi dengan panitia setempat. Hal ini dilakukan untuk menciptakan situasi yang kondusif sehingga seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar tanpa kendala.

Berdasarkan laporan resmi dari Kapolsek,situasi selama dan setelah acara berlangsung dinyatakan kondusif dan terkendali. Tidak ada insiden atau gangguan keamanan yang dilaporkan di seluruh lokasi. Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi yang baik antara kepolisian, para kiai, pengurus pesantren, dan masyarakat.

Perayaan Hari Santri Nasional 2025 di OKU tidak hanya mengingatkan pada sejarah heroik,tetapi juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh elemen bangsa tentang pentingnya peran santri di masa kini dan mendatang. Dengan pengamanan yang optimal dan pesan yang mendalam, peringatan ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk turut serta mengawal Indonesia merdeka dan bermartabat di kancah global.(gnn – red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *