GemaNusantaraNews.com,Langkat (Sumut) – Pemerintah Kabupaten Langkat terus mendorong peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam birokrasi. Salah satu langkah konkrit yang diambil adalah melalui pelaksanaan Dialog Kinerja dalam rangka Exposé Capaian Kinerja Perangkat Daerah. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Langkat, Amril, S.Sos., M.AP, mewakili Bupati Langkat, H. Syah Afandin, SH, pada Rabu, 2 Juli 2025 di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat.
Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi setiap perangkat daerah untuk memaparkan capaian kinerja mereka secara terbuka, sesuai dengan dokumen perencanaan, perjanjian kinerja, serta tindak lanjut evaluasi yang telah dilakukan. Dialog Kinerja ini bukan sekadar formalitas tahunan, melainkan merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendorong budaya kerja yang profesional dan berorientasi hasil.
Dalam sambutan pembukanya, Sekda Amril menegaskan bahwa Bupati Langkat sangat menaruh perhatian terhadap aspek transparansi dalam pemerintahan. “Bupati Langkat berpesan agar seluruh perangkat daerah menyampaikan capaian kinerja secara objektif, transparan, dan akuntabel. Ini bukan hanya laporan administratif, tapi bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat. Harapannya, kita bisa meraih nilai B tahun ini,” ucap Amril tegas.
Untuk memastikan percepatan implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Sekda menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Langkat telah menggandeng tim dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Tim ini ditugaskan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dokumen AKIP milik seluruh perangkat daerah, melalui koordinasi dengan Bagian Organisasi Setda Langkat.
Sebagai tindak lanjut konkret, Bappedalitbang bersama Tim SAKIP Kabupaten Langkat telah melaksanakan desk perbaikan pohon kinerja. Kegiatan ini didampingi langsung oleh tim dari Kementerian PAN-RB guna memastikan keselarasan antara pohon kinerja, dokumen rencana strategis (Renstra), Indikator Kinerja Utama (IKU), dan perjanjian kinerja (PK) masing-masing perangkat daerah. Keselarasan ini penting untuk menciptakan kesinambungan antara perencanaan dan pelaksanaan program.
Suasana Dialog Kinerja berlangsung aktif dan dinamis. Para peserta yang terdiri dari kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Langkat, serta pejabat fungsional tampak antusias dalam memberikan masukan, menyampaikan kendala, dan mendiskusikan solusi. Kegiatan ini juga menjadi sarana berbagi praktik baik antarinstansi yang telah berhasil menerapkan sistem pelaporan kinerja dengan baik.
Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata reformasi birokrasi yang sedang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Langkat. Melalui forum seperti ini, diharapkan tercipta kultur kerja yang transparan, partisipatif, dan terukur. Evaluasi yang dibangun secara partisipatif dinilai mampu meningkatkan rasa tanggung jawab serta integritas dari seluruh perangkat daerah.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Langkat kembali menegaskan komitmennya dalam membangun sistem pemerintahan yang modern, transparan, dan berorientasi hasil. Semua langkah ini diarahkan untuk mendukung terwujudnya visi pembangunan daerah yakni “Langkat yang Maju, Sehat, Sejahtera, Religius, dan Berkelanjutan”.
(GNN – ARIFIN)












