GemaNusantaraNews.com,OKU Timur BP Peliung, 13 Juni 2025 – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan petani, Bhabinkamtibmas Polsek BP Peliung, Aipda Hariadi, melakukan kegiatan kontrol pertumbuhan tanaman jagung bersama anggota Sahabat Kelompok Tani binaannya di Desa Bantan Pelita, Kecamatan BP Peliung, Kabupaten OKU Timur.
Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, tanggal 13 Mei 2025, sekitar pukul 09.30 WIB. Aipda Hariadi hadir langsung di lokasi penanaman jagung yang merupakan lahan milik Kadarudin, salah satu anggota Sahabat Kelompok Tani Polsek BP Peliung yang berdomisili di Desa Bantan Pelita.
Lahan pertanian yang dikelola oleh Kadarudin memiliki luas 25 x 50 meter persegi dan menjadi salah satu bagian dari lokasi program Ketahanan Pangan Polsek BP Peliung. Jagung menjadi komoditas unggulan yang ditanam di lokasi tersebut karena dinilai memiliki nilai ekonomis tinggi dan proses tanam yang cukup efisien.
Tujuan dari kegiatan yang dilakukan oleh personel Polsek BP Peliung ini adalah untuk memantau secara langsung kondisi pertumbuhan dan perkembangan tanaman jagung. Monitoring rutin ini penting guna memastikan tanaman tumbuh optimal serta untuk mengantisipasi sedini mungkin kemungkinan kendala pertanian, seperti hama atau kekurangan nutrisi.
Menurut Aipda Hariadi, keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan pertanian warga merupakan bentuk dukungan kepolisian terhadap program pemerintah. “Kami hadir di tengah masyarakat bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui pertanian,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk pembinaan yang berkesinambungan dari pihak kepolisian kepada kelompok tani yang telah menjadi mitra aktif dalam mendukung program ketahanan pangan lokal. Harapannya, dengan adanya sinergi ini, hasil panen petani dapat meningkat, sehingga membawa dampak langsung pada kesejahteraan keluarga mereka.
Sementara itu, Kadarudin menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada pihak Polsek BP Peliung yang telah peduli dan memberikan pendampingan kepada para petani. Ia merasa lebih termotivasi untuk mengelola lahannya secara maksimal karena merasa tidak berjalan sendiri dalam proses pertanian.
Kegiatan semacam ini diharapkan terus berlangsung secara berkelanjutan agar tercipta hubungan yang harmonis antara aparat kepolisian dan masyarakat. Selain menciptakan rasa aman, kehadiran polisi di sektor pertanian juga memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan desa dan tercapainya kemandirian pangan nasional.
(GNN – CAHYA PRABU)












