Resmikan SPPG, Santuni Tunanetra, dan Yasinan: Polres OKU Wujudkan Ketahanan Gizi dan Kepedulian Sosial

Baturaja OKU,Sumatera Selatan,GemaNusantaraNews.com
Suasana khidmat sekaligus penuh kepedulian menyelimuti rangkaian kegiatan peresmian Satuan Pendidikan dan Pelatihan Gizi (SPPG) Polres OKU 1 yang berlangsung di Desa Air Paoh, Kecamatan Baturaja Timur, pada Sabtu pagi, 2 Mei 2026.

Acara ini tidak hanya menjadi momentum peluncuran fasilitas pendukung program nasional, tetapi juga diisi dengan aksi sosial nyata bagi penyandang tunanetra serta penguatan spiritual melalui yasinan bersama.

Lokasi yang strategis di wilayah hukum Polres OKU dipilih agar SPPG dapat menjangkau masyarakat luas, khususnya anak-anak usia dini yang membutuhkan asupan gizi terukur.

Kegiatan bergengsi ini dihadiri langsung oleh Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., yang didampingi Ketua Bhayangkari Cabang OKU, Ny. Ivonne Endro Aribowo, serta Wakapolres OKU, Kompol Eryadi Yuswanto, S.H., M.H.

Turut hadir seluruh jajaran pejabat utama, pengurus Bhayangkari, serta perwakilan dari berbagai instansi terkait seperti Badan Gizi Nasional (BGN), Dinas Kesehatan, hingga sejumlah yayasan penerima manfaat.

Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan sinergi kuat antara Polri, pemerintah daerah, dan mitra sosial dalam mendukung program strategis nasional.

Dalam sambutannya, Kapolres OKU menegaskan bahwa pendirian SPPG merupakan bagian dari tindak lanjut nyata Polri dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Baca juga :  Kasus Ketiga April 2026, Polres Prabumulih Tangkap Pengedar Sabu Usia Muda

Fokus utamanya adalah investasi sumber daya manusia sejak dini melalui pemenuhan gizi anak yang berkualitas.

AKBP Endro menjelaskan, “Program ini menjadi langkah strategis untuk mempersiapkan generasi emas Indonesia 2045, melalui pemberian asupan gizi yang terukur dan berkualitas.

” Dengan demikian, SPPG hadir untuk memastikan anak-anak di wilayah OKU mendapatkan nutrisi yang cukup demi tumbuh kembang optimal.

Kapolres mengungkapkan bahwa pembangunan SPPG tidak dilakukan secara instan, melainkan melalui proses yang matang dan terencana.

Pekerjaan dimulai sejak peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Agustus 2025 lalu dan berlangsung sekitar lima hingga enam bulan hingga akhirnya siap beroperasi.

Seluruh tahapan pembangunan mengacu pada standar ketat yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) serta di bawah pengawasan langsung Polda Sumatera Selatan.

Alhamdulillah, saat ini SPPG Polres OKU 1 telah dinyatakan layak dan direncanakan mulai berjalan pada Senin mendatang, 4 Mei 2026.

Kapolres menambahkan bahwa SPPG Polres OKU juga ditunjuk menjadi salah satu model percontohan di wilayahnya, sehingga kualitas layanan harus terus dijaga melalui kolaborasi erat dengan berbagai pihak.

Baca juga :  Semangat Berqurban Warnai Idul Adha di Pasar 12, Desa Suka Mulia

Bentuk nyata dari kolaborasi ini adalah keterlibatan Yayasan Al-Azhar Baturaja dalam proses pengecekan dapur SPPG secara berkala.

Sebagai bentuk transparansi, Polres OKu secara terbuka mengundang yayasan tersebut untuk memastikan bahwa setiap proses memasak, pengemasan, dan distribusi makanan bergizi berjalan sesuai standar mutu yang ditetapkan.

Tak hanya fokus pada program gizi anak, rangkaian kegiatan peresmian ini juga diisi dengan aksi sosial yang menyentuh hati, yaitu pembagian bantuan kepada para tunanetra.

Santunan ini diberikan dalam rangka menyambut sekaligus memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, sebagai bukti bahwa Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga peduli terhadap kelompok rentan di masyarakat.

Bantuan yang diserahkan langsung oleh Kapolres dan Ketua Bhayangkari diharapkan dapat meringankan beban hidup para tunanetra di sekitar wilayah Baturaja.

Puncak acara peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kapolres OKU bersama Ketua Bhayangkari sebagai simbol resmi beroperasinya SPPG Polres OKU 1.

Setelah itu, suasana berubah menjadi lebih khusyuk dengan digelarnya kegiatan yasinan dan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Zainal Fanani dan Ustadz Rahmat Dinzu.

Baca juga :  Polsek Baturaja Barat Sita 10 Liter Tuak dan 9 Botol Miras dalam Operasi Pekat Musi 2025

Seluruh tamu undangan, jajaran Polres, serta perwakilan masyarakat turut serta membaca doa, memohon kelancaran program SPPG serta keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat.

Dengan terselenggaranya seluruh rangkaian acara—mulai dari peresmian SPPG, santunan tunanetra, hingga yasinan bersama—Polres OKU telah membuktikan komitmennya dalam mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis sekaligus memperkuat kepedulian sosial dan spiritual.

Kapolres berharap agar SPPG yang telah diresmikan ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan, melahirkan generasi sehat dan cerdas, serta menjadi contoh bagi satuan kerja lainnya di wilayah Sumatera Selatan.

Masyarakat pun diimbau untuk turut mengawal dan mendukung program ini demi terciptanya ketahanan gizi yang merata di Kabupaten OKU.(red)