Menteri Agus Tinjau Langsung Kinerja Imigrasi dan Lapas di Sumut, Berikan Arahan Strategis dan Motivasi

GemaNusantaraNews.com, Sumut –
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Pol. (Purn.) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., melakukan kunjungan kerja intensif ke Sumatera Utara pada Senin, 23 Juni 2025. Kunjungan ini difokuskan untuk mengevaluasi secara langsung kinerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kemenkumham, sekaligus memberikan pembinaan strategis kepada jajaran petugas di wilayah tersebut.

Agenda utama mencakup peninjauan menyeluruh terhadap fasilitas dan kualitas layanan di lembaga pemasyarakatan, rumah tahanan, serta kantor imigrasi. Menteri menegaskan, kunjungan ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya konkret memastikan standar operasional, akuntabilitas, dan peningkatan pelayanan publik di sektor vital ini.

Menteri Agus menyambangi sejumlah lokasi strategis, termasuk Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan. Di Lapas Medan, beliau memimpin rapat koordinasi persiapan kunjungan, meninjau blok hunian, serta memeriksa sarana rehabilitasi narapidana.

Baca juga :  Bupati Muaratara Buka Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) Tingkat Kabupaten Muara Tara.

Tak hanya di lingkungan permasyarakatan, Menteri juga melakukan inspeksi mendadak di fasilitas Imigrasi Bandara Internasional Kualanamu**. Beliau memantau proses layanan imigrasi bagi warga negara asing dan repatriasi, menekankan pentingnya kecepatan, keakuratan, dan keamanan di pintu gerbang negara.

Dalam sejumlah sesi tertutup, Menteri memberikan arahan khusus kepada kepala UPT dan staf. Poin kuncinya adalah optimalisasi pelaksanaan tugas harian, penegakan disiplin protokol, serta antisipasi potensi gangguan seperti penyelundupan narkoba atau perdagangan orang melalui pintu imigrasi dan lembaga pemasyarakatan.

Baca juga :  Setelah Seleksi Ketat, Enam Pejabat Terpilih Hasil Selter Dikukuhkan.

Secara khusus, Agus Andrianto menyampaikan sesi penguatan dan motivasi bagi ratusan petugas lapangan. Beliau menekankan peran krusial mereka sebagai ujung tombak negara, mendorong peningkatan kompetensi teknis, integritas, dan kesadaran dalam memberikan pelayanan berbasis Hak Asasi Manusia.

Kunjungan ini, tegas Menteri, merupakan bagian dari agenda transformasi birokrasi. Tujuannya adalah membangun ekosistem imigrasi yang presisi dan pemasyarakatan yang humanis. Indikator keberhasilannya adalah peningkatan indeks kepuasan masyarakat, penurunan keluhan pelayanan, dan pengakuan internasional atas tata kelola yang profesional.

“Kinerja Sumut menjadi barometer penting bagi wilayah barat Indonesia,” pungkas Menteri usai meninjau Rutan Medan. Ia berkomitmen akan terus memantau implementasi arahan ini, termasuk melalui evaluasi berkala, demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih responsif dan berintegritas di seluruh Sumatera Utara.

Baca juga :  Cegah Penyelewengan Anggaran, Bupati Muchendi Dorong Digitalisasi Dana Desa

(GNN – ARIFIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *