BATURAJA OKU,Sumatera Selatan,GemaNusantaraNews.com – Jumat (27/3/2026), pukul 09.00 WIB, suasana di Kantor Radio Sukses FM Baturaja terasa berbeda dari biasanya.
Bukan sekadar siaran rutin, stasiun radio yang menjadi primadona warga setempat itu berubah menjadi panggung dialog interaktif antara kepolisian dan masyarakat.
Personel Polsek Baturaja Timur hadir mengisi program talk show spesial dengan tema “Penyuluhan Harkamtibmas dan Pengamanan Arus Balik di Wilayah Hukum Polres OKU”, sebuah langkah strategis untuk mendekatkan layanan kepolisian kepada publik melalui gelombang frekuensi.
Kegiatan yang berlangsung selama satu jam penuh ini menghadirkan tiga narasumber utama dari jajaran Polsek Baturaja Timur.
Mereka adalah Kanit Samapta Iptu Fakhrudin, Kanit Reskrim Ipda Andi, serta Aiptu Agus Cik.
Ketiganya hadir dengan kompetensi masing-masing, siap membedah tuntas isu-isu keamanan yang tengah menjadi perhatian masyarakat, khususnya di masa transisi pasca perayaan Idulfitri.
Kehadiran mereka menunjukkan keseriusan aparat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres OKU.
Mengusung konsep 5W+1H, diskusi yang dipandu oleh presenter profesional Anita Winarni, S.I.Kom.
ini berhasil mengupas tuntas setiap aspek penting.
Mulai dari what (apa itu Harkamtibmas), why (mengapa penting dijaga), who (siapa saja yang bertanggung jawab), hingga how (bagaimana cara mencegah gangguan keamanan) dijelaskan secara gamblang oleh para perwira.
Pendekatan ini membuat materi yang disampaikan mudah dipahami oleh pendengar dari berbagai lapisan masyarakat yang mengikuti siaran dari rumah maupun kendaraan mereka.
Dalam sesi pertama yang dibawakan oleh Kanit Samapta Iptu Fakhrudin, fokus pembahasan diarahkan pada pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Iptu Fakhrudin menekankan bahwa kesadaran kolektif merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang kondusif.
Ia mengajak masyarakat untuk kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan yang kerap muncul di momen pasca Lebaran, seperti aksi pencurian saat rumah ditinggal pemiliknya.
Selanjutnya, Kanit Reskrim Ipda Andi membawa diskusi ke ranah yang lebih teknis, yaitu langkah-langkah preventif dalam menghadapi tindak kriminalitas.
Dengan gaya komunikasi yang lugas, Ipda Andi memberikan tips praktis kepada masyarakat, mulai dari mengamankan kendaraan bermotor dengan kunci ganda, tidak meninggalkan barang berharga di tempat terbuka, hingga pentingnya melaporkan segera jika menemukan hal-hal mencurigakan.
Penjelasannya yang solutif menjadi salah satu daya tarik utama dalam dialog tersebut, sejalan dengan prinsip 3S (Singkat, Substantif, Solutif) yang diusung dalam pelayanan kepolisian modern.
Memasuki paruh kedua acara, Aiptu Agus Cik mengambil alih panggung untuk membahas topik yang tidak kalah krusial: kesiapsiagaan menghadapi arus balik pasca Idulfitri.
Mengingat wilayah Baturaja merupakan salah satu jalur lintas utama yang kerap dilalui pemudik, Aiptu Agus memaparkan skenario pengamanan yang telah disiapkan Polsek Baturaja Timur.
Ia mengimbau para pengendara untuk memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima, beristirahat jika merasa lelah, serta mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.
Imbauan ini disampaikan dengan Tepat (1T) sasaran, mengingat momen arus balik adalah periode rawan kecelakaan lalu lintas.
Talk show yang berlangsung interaktif ini tidak hanya bersifat satu arah. Presenter Anita Winarni, S.I.Kom., dengan cekatan menjembatani pertanyaan-pertanyaan dari pendengar yang masuk melalui sambungan telepon dan pesan singkat.
Antusiasme masyarakat terlihat dari beragam pertanyaan yang diajukan, mulai dari prosedur pelaporan kehilangan hingga skenario rekayasa lalu lintas jika terjadi lonjakan kendaraan.
Hal ini membuktikan bahwa masyarakat sangat membutuhkan informasi yang akurat dan langsung dari sumber terpercaya, terutama di saat-saat kritis seperti arus balik Lebaran.
Memasuki pukul 10.00 WIB, acara talk show tersebut resmi ditutup. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif, tanpa kendala teknis yang berarti.
Kepala Kepolisian Sektor Baturaja Timur melalui para narasumbernya menyampaikan apresiasi kepada manajemen Radio Sukses FM dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi aktif.
Keberhasilan kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara kepolisian dan media massa efektif dalam menyebarluaskan pesan-pesan edukatif yang membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta keselamatan dalam berlalu lintas.(red)












