Kebakaran Hanguskan Bangunan Semi Permanen, Kerugian Capai Puluhan Juta

BATURAJA OKU,SUMATERA SELATAN,GemaNusantaraNews.com – Suasana berbuka puasa di Jl. Gotong Royong, Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU, Kamis (19/3/2026) mendadak berubah mencekam.

Sebuah warung jajanan minuman aneka es dilalap si jago merah sekitar pukul 18.20 WIB, saat pemiliknya sedang menikmati hidangan buka puasa di kediaman mereka yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Kobaran api pertama kali diketahui oleh korban pemilik warung, Desi Elena (48), yang saat itu tengah berada di rumah bersama suaminya, Fahrizal (49).

Dari kejauhan, ia melihat kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dari arah warung miliknya yang merupakan sumber mata pencaharian keluarga.

Seketika, teriakan histeris menggema, mengagetkan warga sekitar yang juga baru saja membatalkan puasa mereka.

Warga yang mendengar teriakan dan melihat api dengan cepat berhamburan menuju lokasi.

Dengan peralatan seadanya seperti ember dan alat pemadam api ringan (APAR) milik warga, mereka bahu-membahu berusaha menjinakkan api yang terus membesar.

Baca juga :  Sat Lantas Polres OKU Gelar Binrohtal Jumat Pagi di Baturaja untuk Kuatkan Moral dan Spiritual Personel

Namun, material bangunan warung yang terbuat dari papan dan kayu kering membuat api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian bangunan berukuran 3 x 4 meter tersebut.

Upaya warga sempat terkendala keterbatasan peralatan dan sumber air.

Api baru dapat dikendalikan setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar 15 menit kemudian.

Petugas pemadam dengan sigap mengarahkan selang-selang air ke titik-titik api yang masih menyala, sementara warga membantu mengevakuasi barang-barang berharga yang masih bisa diselamatkan dari sekitar lokasi kebakaran.

Ketua RW 05, Awang (54), yang menjadi salah satu saksi kunci, menjelaskan bahwa dirinya bersama warga lain berupaya maksimal sebelum tim pemadam tiba.

“Kami panik, tapi berusaha tetap sigap. Warung itu cepat sekali terbakar karena bahannya dari kayu. Syukurlah tidak ada korban, tapi harta benda mereka habis,” ujarnya dengan nada prihatin di lokasi kejadian.

Baca juga :  Polisi Ringkus Pencuri Sawit, Satu Pelaku Ditangkap di PT Semen Baturaja

Saksi lainnya, Dodi (40), seorang warga setempat yang berprofesi sebagai swasta, menambahkan bahwa ia melihat percikan api berasal dari bagian belakang warung.

“Saya lihat api dari arah belakang warung, mungkin korsleting listrik, soalnya saat itu hujan tidak turun dan cuaca cukup panas. Angin juga kencang, jadi api cepat membesar,” ungkap Dodi kepada petugas yang tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Beruntung, dalam peristiwa kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa. Meski demikian, kerugian materiil yang dialami pasangan suami istri Desi Elena dan Fahrizal ditaksir mencapai angka Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah).

Kerugian tersebut meliputi seluruh bangunan warung beserta peralatan dagang seperti mesin pendingin (freezer), gelas, dan bahan baku minuman yang hangus terbakar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dari sektor Baturaja Timur masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran.

Baca juga :  OKU Timur Genjot Pariwisata Melalui Bimtek Penguatan SDM Ekonomi Kreatif

Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik mengingat kondisi instalasi listrik di bangunan semi permanen tersebut yang sudah cukup tua.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.(red)