Baturaja OKU Sumatera Selatan,GemaNusantaraNews.com –
Polres Ogan Komering Ulu (OKU) secara resmi menggelar upacara kenaikan pangkat pengabdian bagi salah satu perwira pertamanya. Upacara ini menandai kenaikan pangkat dari Ajun Komisaris Polisi (AKP) ke Komisaris Polisi (Kompol) yang berlaku surut sejak 1 Januari 2026.
Upacara tersebut dilaksanakan pada hari Selasa, 3 Februari 2026. Bertempat di Ruang Multimedia Wicaksana Laghawa, Markas Polres OKU, acara berlangsung dengan penuh khidmat dan ketertiban.
Sosok yang menerima penghargaan kenaikan pangkat ini adalah Kompol Rusamsi. Ia merupakan perwira yang saat ini menduduki posisi strategis sebagai Kepala Bagian Perencanaan (Kabag Ren) di Polres OKU.
Upacara dipimpin secara langsung oleh Wakapolres OKU, Kompol Eryadi Yuswanto, S.H., yang bertindak mewakili Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo. Acara ini juga dihadiri secara lengkap oleh seluruh jajaran pimpinan Polres OKU, meliputi Pejabat Utama (PJU), para Kepala Satuan (Kasat), Kepala Unit (Kanit), dan Kapolsek se-wilayah hukum OKU.
Dalam amanatnya, Wakapolres menyampaikan bahwa kenaikan pangkat pengabdian ini adalah wujud nyata penghargaan dan apresiasi tertinggi dari pimpinan Polri. Penghargaan ini diberikan atas dasar dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang tulus dari personel selama menjalankan tugas dengan baik hingga memasuki masa akhir dinasnya.
Lebih lanjut, diharapkan momentum kenaikan pangkat ini tidak hanya sebagai penghargaan, tetapi juga menjadi sumber motivasi bagi seluruh personel Polres OKU. Motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, dan mengoptimalkan kinerja dalam tugas-tugas pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat.
Secara keseluruhan, upacara berjalan lancar, khidmat, dan penuh dengan nilai-nilai penghormatan. Suasana ini merefleksikan budaya institusi Polri yang menghargai setiap pengabdian optimal anggotanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Upacara ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan sebuah simbol dan pesan moral dari institusi. Ia menegaskan bahwa kesetiaan, kerja keras, dan pengabdian yang tulus tanpa cacat selama bertugas, akan mendapatkan pengakuan dan penghargaan yang setimpal dari organisasi, tepat pada waktunya.(gnn/red).












