HUT ke-81 OKI Tanpa Hiburan, Pemerintah Fokus Padamkan Karhutla

Gemanusantaranews.com,KAYUAGUNG, SUMSEL — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Senin (12/10/2026), digelar sederhana tanpa hiburan.

Keputusan ini diambil karena pemerintah daerah memusatkan perhatian pada penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih berlangsung, sekaligus memastikan keselamatan dan kesehatan masyarakat terdampak.

Dalam Rapat Paripurna DPRD OKI, Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki menyampaikan permohonan maaf kepada warga terdampak dan menyatakan bertanggung jawab atas penanganan karhutla di wilayahnya.

“Atas peristiwa karhutla ini, saya selaku Bupati Ogan Komering Ilir menyatakan bertanggung jawab dan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat yang terdampak,” kata Muchendi.

Muchendi menjelaskan, OKI telah menetapkan status siaga karhutla sejak dini dan mengerahkan lebih dari 810 personel untuk melakukan pencegahan, patroli, serta pemadaman. Pemerintah daerah juga memperkuat peran Masyarakat Peduli Api (MPA) di desa rawan, mengevaluasi kesiapsiagaan, dan menindaklanjuti dugaan pelanggaran korporasi.

Baca juga :  Darah Seorang Polisi, Harapan Hidup untuk Anindy: Kisah Haru Bhabinkamtibmas Donorkan Darah untuk Anak Thalasemia

Pemkab OKI memastikan masyarakat terdampak memperoleh pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis sesuai kebijakan Gubernur Sumatera Selatan. Muchendi mengakui, luasnya kawasan gambut dan sulitnya akses menjadi tantangan dalam pengendalian kebakaran. OKI memiliki sekitar 809.274 hektare kawasan gambut, atau sekitar 47 persen dari luas wilayahnya.

Kondisi tersebut menuntut dukungan personel, sarana pemadaman, dan upaya pencegahan yang berkelanjutan. “Keterbatasan bukan alasan, tetapi tantangan yang menjadi tanggung jawab untuk terus diperbaiki,” ujarnya.

Untuk menekan risiko kebakaran berulang, Pemkab OKI mendorong penataan tata air berbasis Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG), pemantauan Tinggi Muka Air Tanah (TMAT), serta integrasi data ke Command Center.

Sistem ini diharapkan membantu mendeteksi penurunan muka air gambut dan memberikan peringatan dini sebelum kebakaran terjadi.

Baca juga :  Polres OKU Gelar Pengamanan Ketat, Aksi Mimbar Bebas FPR di DPRD Berjalan Lancar dan Kondusif

Muchendi juga menyampaikan terima kasih kepada personel TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, pemadam kebakaran, pemerintah kecamatan dan desa, perusahaan, serta masyarakat yang terlibat dalam penanganan di lapangan.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan, peringatan HUT OKI tahun ini sengaja dilaksanakan tanpa kemeriahan hiburan karena pemerintah harus memprioritaskan penanganan karhutla.

“Peringatan HUT ke-81 Kabupaten OKI tahun ini kita laksanakan sesederhana mungkin tanpa gebyar hiburan.

Pemerintah daerah saat ini tengah fokus pada evaluasi, khususnya terhadap kejadian karhutla yang masih terus berlangsung,” kata Herman Deru seusai rapat paripurna di Kantor DPRD OKI, Senin (12/10/2026).

Meski demikian, Herman Deru tetap mengapresiasi capaian pembangunan Kabupaten OKI, mulai dari pertumbuhan ekonomi yang meningkat, angka kemiskinan yang menurun, hingga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang terjaga.

Terkait karhutla, ia turun langsung ke lokasi kebakaran di Desa Jungkal dan menginap bersama Muchendi untuk melihat kondisi lapangan.

Baca juga :  Kapolda Sumsel Tutup Kejuaraan Menembak Kapolda Cup 2026, Tekankan Soliditas Tim untuk Pelayanan Prima

Ia menyebut angin kencang menyulitkan pemadaman karena dapat membawa material pembakaran dan memicu titik api baru.

“Meski menghadapi tantangan dari alam, saya pastikan pasukan darat kita tidak menyerah dan terus bekerja memadamkan api dengan penuh semangat,” tuturnya.(M.Ali)