Baturaja OKU,Sumsel,Gemanusantaranews.com –
Dalam upaya nyata menekan angka kenakalan remaja dan menciptakan lingkungan yang aman bagi seluruh pengguna jalan,Polisi Sektor (Polsek) Lubuk Batang kembali menunjukkan komitmennya melalui pelaksanaan patroli rutin. Kegiatan yang digelar pada Minggu sore, 12 Oktober 2025 ini, secara khusus menyasar lokasi-lokasi yang telah diidentifikasi sebagai titik rawan aksi balap liar dan kerumunan remaja, menjadikan pencegahan sebagai ujung tombak utama.
Patroli antisipatif ini terkonsentrasi di sepanjang Jalan Lingkar Cor Beton,yang terletak di Desa Lubuk Batang Lama, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU. Lokasi ini dipilih berdasarkan pemantauan sebelumnya yang menunjukkan area tersebut sering dijadikan tempat berkumpulnya remaja dengan kendaraan bermotor mereka. Kegiatan operasional dimulai tepat pada pukul 16.30 WIB, bertepatan dengan waktu di mana aktivitas remaja di lokasi tersebut biasanya mulai ramai.
Dipimpin secara langsung oleh Ka SPKT III Polsek Lubuk Batang,Aiptu Antoni Rizal, operasi ini dijalankan dengan penuh kewaspadaan. Aiptu Rizal tidak bekerja sendirian; ia didampingi oleh sejumlah personel piket lainnya yang telah mendapat pembekalan untuk menghadapi situasi lapangan. Kehadiran tim yang solid ini bertujuan untuk memastikan patroli berjalan efektif dan pesan-pesan kamtibmas dapat disampaikan dengan baik.
Inti dari kegiatan ini bukanlah penindakan,melainkan pendekatan persuasif melalui komunikasi dan edukasi. Personel polisi secara aktif mendatangi dan berinteraksi dengan para remaja yang sedang berkumpul. Dalam interaksi tersebut, disampaikan secara lugas dan jelas mengenai bahaya dan konsekuensi dari balap liar, yang tidak hanya membahayakan nyawa mereka sendiri tetapi juga keselamatan masyarakat umum yang sedang menggunakan jalan.
Himbauan yang diberikan pun sangat spesifik dan mendidik.Para remaja ditegaskan untuk tidak menggunakan kendaraan bermotor jika masih di bawah umur dan belum mengantongi Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sah. Mereka juga diingatkan untuk selalu mengenakan helm standar yang terpasang dengan benar saat berkendara, baik sebagai pengendara maupun penumpang. Selain itu, polisi membubarkan kerumunan dan meminta para remaja untuk segera pulang ke rumah masing-masing guna mencegah eskalasi yang dapat menimbulkan hal-hal tidak diinginkan, seperti tawuran atau provokasi untuk balap liar.
Setelah berlangsung selama hampir satu jam,operasi patroli ini dinyatakan berakhir pada pukul 17.20 WIB. Yang penting untuk dicatat, seluruh proses berjalan dengan lancar dan tertib. Situasi di lokasi pasca patroli dilaporkan dalam keadaan yang benar-benar aman dan kondusif, menunjukkan bahwa pendekatan preventif dan edukatif ini mampu meredam potensi keributan tanpa perlu menggunakan tindakan yang represif.
Menguatkan pentingnya kegiatan semacam ini,Kapolsek Lubuk Batang, Iptu Jenizar, menyampaikan pernyataan resminya melalui Kasi Humas Polres OKU, AKP Ibnu Holdon. Dalam pernyataannya, Kapolsek menegaskan bahwa patroli semacam ini bukanlah kegiatan insidental, melainkan akan terus digelar secara berkala dan berkelanjutan. Langkah ini merupakan bagian integral dari strategi Polri untuk menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Komitmen jangka panjang yang dinyatakan oleh Kapolsek ini menegaskan bahwa pencegahan balap liar dan pembinaan remaja adalah prioritas.Dengan adanya patroli rutin yang konsisten, diharapkan dapat menciptakan efek jera dan meningkatkan kesadaran hukum di kalangan generasi muda. Pada akhirnya, tujuan utama dari semua upaya ini adalah untuk membina remaja agar menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di wilayahnya sendiri, sehingga keselamatan semua pihak dapat terus terjamin.(gnn – red).












