Gagalkan Tawuran Berdarah, Tim SSO Polres OKU Amankan Dua Remaja Bersenjata Tajam di Jembatan Ogan 4

GemaNusantaraNews.com,OKU Baturaja – Aksi cepat dan sigap dilakukan oleh Tim Sebimbing Sekundang Opsnal (SSO) Sat Samapta Polres OKU saat berhasil menggagalkan aksi tawuran remaja yang berpotensi menimbulkan korban jiwa. Kejadian tersebut berlangsung pada Minggu malam (11/5/2025) sekitar pukul 23.00 WIB, di sekitar kawasan Jembatan Ogan 4, Baturaja, Kabupaten OKU.

Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., melalui Kasat Samapta AKP Andi Apriadi, S.H., M.Si., yang diwakili oleh Kasi Humas AKP Ibnu Holdon, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat tim SSO melaksanakan patroli rutin malam hari guna mencegah tindak kejahatan jalanan seperti curat, curas, curanmor, premanisme, dan berbagai tindak pidana lainnya.

Saat melintasi kawasan Jembatan Ogan 4, petugas mendapati sekelompok remaja yang tengah terlibat dalam aksi tawuran. Suasana saat itu sangat mencekam, dengan puluhan remaja saling menyerang menggunakan benda tumpul dan senjata tajam. Melihat kehadiran petugas, para pelaku langsung melarikan diri ke arah permukiman warga dan sepanjang bantaran Sungai Ogan.

Baca juga :  Polres OKU Ikuti Pembelajaran Virtual, Pahami KUHAP dan KUHP Baru untuk Penegakan Hukum yang Lebih Profesional

Meski sebagian besar berhasil kabur, tim SSO dengan sigap melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Hasilnya, dua orang remaja berhasil diamankan. Saat digeledah, petugas menemukan satu bilah senjata tajam jenis pedang yang diduga digunakan dalam tawuran. Kedua remaja yang diamankan diketahui masih berstatus sebagai pelajar.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, kedua remaja tersebut mengaku bahwa setidaknya terdapat empat orang dari kelompok mereka yang membawa senjata tajam malam itu. Informasi tersebut kini sedang didalami oleh pihak kepolisian untuk mengungkap identitas remaja lain yang terlibat.

Baca juga :  Tragis! Bocah 11 Tahun Hanyut Saat Mandi di Sungai Wall Talang 9, Pencarian Masih Berlanjut

Kedua pelaku langsung dibawa ke Polres OKU dan didata di ruang Sat Samapta. Selanjutnya, keduanya diserahkan ke Unit Reskrim Polres OKU untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih mengejar sekitar 18 remaja lain yang berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian.

Polres OKU mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama di malam hari. Kegiatan negatif seperti tawuran remaja tidak hanya meresahkan masyarakat tetapi juga membahayakan keselamatan jiwa.

Pihak kepolisian menegaskan akan terus meningkatkan patroli rutin di wilayah rawan, khususnya di malam hari dan akhir pekan, guna menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah hukum Kabupaten OKU. “Kami tidak akan mentolerir segala bentuk kejahatan jalanan dan akan menindak tegas pelaku yang terbukti melanggar hukum,” tegas AKP Ibnu Holdon.

Baca juga :  Operasi Dini Hari Bongkar Peredaran Ekstasi di Lubuk Linggau, 5 Klip Pil Berbagai Varian Disita

(Humas Polres OKU/GNN – Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *