Dua Pemain Muda SSB Martapura FC Tembus Program PAPP Sumsel 2026

Martapura, OKU Timur Sumsel,GemaNusantaraNews.com – Kabar membanggakan datang dari dunia sepak bola Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.

Dua pemain muda berbinaan SSB Martapura FC, Raka Raditya Surahman dan Reiza Akif Ardhana, berhasil menembus Program Pembinaan Atlet Pelajar Provinsi (PAPP) cabang olahraga sepak bola tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan.

Keduanya resmi dinyatakan lulus setelah melalui serangkaian proses seleksi yang sangat ketat dan berjenjang.

Tahapan seleksi dimulai dari tingkat zona kabupaten, di mana mereka harus bersaing dengan puluhan pemain terbaik se-OKU Timur.

Setelah berhasil melewati seleksi awal, Raka yang berposisi sebagai pemain belakang dan Reiza yang berperan sebagai penjaga gawang kembali diuji dalam seleksi tingkat provinsi bersama perwakilan atlet muda dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Selatan, hingga akhirnya nama mereka dipastikan masuk dalam skuad PAPP 2026.

Program PAPP 2026 secara khusus memfokuskan pembinaan pada kelompok umur 15 tahun, dengan menyasar atlet-atlet kelahiran tahun 2010 hingga 2011.

Skema pembinaan yang diterapkan dirancang secara sistematis dan terintegrasi, tidak hanya mencakup latihan teknis, fisik, dan taktik di lapangan, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, serta menanamkan tanggung jawab akademik sebagai fondasi utama bagi para atlet pelajar untuk meraih prestasi jangka panjang.

Baca juga :  Garda Terdepan Ketahanan Pangan: Bhabinkamtibmas dan Petani Bersinergi Lindungi Lahan Jagung 10 Hektar

Keberhasilan Raka dan Reiza tidak dapat dilepaskan dari proses pembinaan berkelanjutan yang telah mereka jalani sejak usia 10 tahun di SSB Martapura FC. Selama bergabung dengan klub, mereka secara rutin mengikuti program latihan yang terstruktur, yang menjadi dasar kokoh bagi perkembangan kemampuan teknik dan mental bertanding hingga akhirnya mampu bersaing di level provinsi.

Menjelang pelaksanaan seleksi PAPP, SSB Martapura FC meningkatkan intensitas latihan secara signifikan untuk mematangkan persiapan kedua pemain andalannya.

Jika biasanya latihan rutin berlangsung tiga kali dalam seminggu, maka selama masa persiapan menghadapi seleksi ditingkatkan menjadi lima kali pertemuan setiap pekan, dengan materi tambahan yang difokuskan pada peningkatan fisik, penguatan teknik dasar, serta pendalaman pemahaman taktik permainan sesuai kebutuhan spesifik posisi masing-masing pemain.

Baca juga :  Polres Langkat Ungkap 29 Kasus Narkoba Sepanjang Oktober, 32 Tersangka Diamankan

Pelatih Kepala SSB Martapura FC, Coach Joko Nugroho, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian yang diraih oleh dua anak asuhnya tersebut.

Ia menegaskan bahwa prestasi ini menjadi bukti nyata progres positif pembinaan sepak bola usia dini yang dilakukan pihaknya.

Coach Joko juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada berbagai pihak, yaitu Pemerintah Daerah, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) OKU Timur, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) OKU Timur, Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI OKU Timur, serta pihak sekolah yang secara konsisten memberikan dukungan dan dispensasi waktu saat pemain harus mengikuti kompetisi di luar jam sekolah.

Sebelum menorehkan prestasi di PAPP, Raka dan Reiza telah mengumpulkan pengalaman berharga di berbagai ajang.

Keduanya tercatat sebagai bagian tak terpisahkan dari skuad Kabupaten OKU Timur pada ajang Piala Gubernur U-15 Sumatera Selatan tahun 2025, serta turut memperkuat tim Gala Siswa Indonesia (GSI) 2024 binaan Dinas Pendidikan OKU Timur.

Pengalaman bertanding di level yang lebih tinggi tersebut terbukti ampuh dalam membentuk mental juara dan kepercayaan diri mereka saat menghadapi tekanan seleksi tingkat provinsi.

Baca juga :  Syah Afandin Terima Penghargaan UHC, Komitmen Maksimalkan Pelayanan Kesehatan di Langkat

Saat ini, Reiza Akif Ardhana tercatat sebagai siswa di SMAN 2 Martapura, sementara rekannya, Raka Raditya Surahman, tengah menempuh pendidikan di SMAN 1 Martapura OKU Timur.

Ke depan, keduanya diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda OKU Timur, membuktikan bahwa pembinaan yang konsisten, kerja keras tanpa henti, serta kolaborasi solid dari berbagai pihak dapat membuka lebar jalan menuju prestasi yang lebih tinggi dan berkelanjutan di kancah regional maupun nasional.(red).