Baturaja OKU,Sumsel,GemaNusantaraNews.com –
Polsek Semidang Aji secara aktif melakukan monitoring dan pengecekan debit air di wilayah Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), pada Kamis (5/2/2026).
Fokus kegiatan adalah memantau kondisi luapan air anak Sungai Telume pasca-banjir yang menerjang kawasan tersebut.
Kegiatan ini merupakan respons cepat kepolisian terhadap dampak banjir yang sebelumnya melanda sejumlah pemukiman warga.
Banjir tersebut menyebabkan genangan di beberapa titik di Desa Bedegung dan Desa Ulak Pandan, mengganggu aktivitas masyarakat.
Kapolsek Semidang Aji, Iptu Meyke Krisdian Hasri, S.H., mengkoordinasikan kegiatan ini melalui Kanit Reskrim, Ipda Chandra, S.H.
Dalam pelaksanaannya, Polsek ber-sinergi dengan unsur TNI (Babinsa) dan pihak Kecamatan Semidang Aji, menunjukkan kolaborasi lintas sektor dalam penanganan bencana.
Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, Ipda Chandra melaporkan bahwa debit air anak Sungai Telume telah mengalami penurunan yang signifikan.
Seluruh rumah warga yang sebelumnya terdampak banjir kini telah surut dan tidak ada lagi pemukiman yang terendam air.
Tidak hanya kondisi permukiman yang membaik, arus lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera wilayah Kecamatan Semidang Aji juga telah pulih.
Jalan utama tersebut sudah dapat dilalui kembali oleh kendaraan dan terpantau lancar, setelah sebelumnya terdampak luapan banjir.
Sebagai tindak lanjut, personel gabungan dari Polri, TNI, pemerintah kecamatan, bersama dengan warga masyarakat, turun langsung melakukan pembersihan.
Mereka membersihkan sisa lumpur, sampah, dan material kayu yang terbawa arus banjir di sekitar pemukiman dan akses jalan untuk mencegah gangguan kesehatan dan memperlancar aktivitas warga.
Ipda Chandra menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan adanya korban jiwa akibat peristiwa banjir tersebut. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Semidang Aji dinyatakan aman, kondusif, dan terkendali.
Polsek Semidang Aji menyatakan akan terus melakukan pemantauan perkembangan debit air serta berkoordinasi intensif dengan instansi terkait.
Masyarakat juga di himbau agar tetap waspada, khususnya jika terjadi curah hujan tinggi di masa mendatang, untuk mengantisipasi potensi bencana serupa.(gnn/red).












