Langkat,Sumut,Gemanusantaranews.com –
Dalam upaya memperkuat pondasi keamanan dan ketertiban masyarakat(Kamtibmas) yang berbasis pada kemitraan, Polres Langkat secara konsisten menggelar program Safari Jumat. Inisiatif ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah strategi polisional yang menitikberatkan pada pendekatan humanis dan langsung ke jantung komunitas untuk membangun kepercayaan publik.
Pada Jumat,3 Oktober 2025, giliran Desa Pante Gemi, Kecamatan Stabat, yang menjadi tuan rumah. Kegiatan ini dipusatkan di Masjid Jami Nurul Huda, Lingkungan IV A, yang berubah menjadi ruang dialog terbuka antara penegak hukum dan warga. Kehadiran masjid sebagai venue strategis menegaskan nuansa religius dan kultural dalam menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.
Acara tersebut dipimpin secara langsung oleh Kapolres Langkat,AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si., yang didampingi oleh seluruh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Langkat. Kehadiran pimpinan dan seluruh jajaran utama ini menunjukkan komitmen institusional yang kuat, bukan hanya dari satu orang, melainkan dari seluruh struktur komando Polres Langkat.
AKBP David Triyo Prasojo dalam sambutannya menjelaskan bahwa Safari Jumat dirancang dengan multi-tujuan.Selain sebagai sarana silaturahmi dan ibadah bersama, program ini berfungsi sebagai kanal resmi untuk menyerap aspirasi, mendengarkan keluhan (curhat) masyarakat, dan akhirnya memperkuat sinergi dalam menciptakan Langkat yang aman.
Kapolres memulai pesannya dengan mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada seluruh elemen masyarakat Langkat yang telah berhasil menjaga suasana yang sejuk dan kondusif di tengah maraknya berbagai isu yang beredar.”Kita semua mencintai dan menyayangi Kabupaten Langkat. Mari bersama-sama menjaga diri, keluarga, dan lingkungan agar tetap tentram, damai, serta terkendali. Jangan mudah terprovokasi oleh isu yang belum jelas kebenarannya,” pesannya yang berisi ajakan sekaligus peringatan halus.
Sebagai langkah antisipatif dan preventif yang konkret,Kapolres menginstruksikan dan mengajak seluruh warga untuk kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) secara operasional 1×24 jam. Langkah ini dinilai crucial sebagai benteng pertama dalam mengantisipasi setiap potensi Gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (GKTM) di tingkat akar rumput.
Lebih jauh,Kapolres dengan tegas menyinggung dua kejahatan yang dianggap sangat meresahkan dan menggerus masyarakat, yaitu peredaran narkoba dan maraknya praktik judi online. Ia menekankan bahwa kedua hal tersebut adalah musuh bersama yang dampaknya dapat merusak generasi muda, stabilitas keluarga, dan ketenangan lingkungan.
“Saya berharap peran aktif seluruh masyarakat untuk tidak terlibat dalam perjudian maupun narkoba.Jika menemukan adanya tindak pidana, segera laporkan ke pihak kepolisian. Jangan mengambil tindakan sendiri, karena Polri siap menangani,” tegas AKBP David. Pernyataan ini sekaligus menegaskan prosedur yang benar sekaligus menjamin respons cepat dari institusinya.
Tidak hanya berbicara penegakan hukum,Kapolres juga menekankan pentingnya aspek pembangunan karakter. Ia mengajak seluruh jamaah untuk menanamkan sikap toleransi, meningkatkan kepedulian sosial, dan yang terpenting, memberikan arahan dan pendidikan kepada setiap anggota keluarga agar memiliki ketahanan diri dari pengaruh aktivitas negatif.
Puncak dari acara ini adalah sesi khusus”Jumat Curhat”, dimana Kapolres dan jajarannya mendengarkan secara langsung berbagai keluhan, laporan, dan masukan dari masyarakat Desa Pante Gemi. Sesi ini berlangsung interaktif, mencerminkan suasana kekeluargaan dan keterbukaan.
Pada sesi penutup,Kapolres kembali menegaskan komitmennya untuk selalu siap hadir di tengah-tengah masyarakat. “Laporkan setiap permasalahan di desa kepada pihak kelurahan atau kepolisian. Jangan pernah bosan melibatkan kami, karena keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya, menutup acara dengan pesan kolaborasi.
Melalui kegiatan yang mendetail dan menyeluruh ini,Polres Langkat berharap ikatan emosional dan profesional antara Polri dan masyarakat Langkat dapat semakin terjalin erat. Setiap aspirasi yang diserap diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan penyusunan strategi policing yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Pada akhirnya,visi yang dibangun adalah terciptanya situasi Kamtibmas yang tidak hanya aman dan damai, tetapi juga kondusif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah hukum Polres Langkat. Program Safari Jamat ini menjadi bukti bahwa keamanan yang berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang sinergis antara penegak hukum dan komunitas,(gnn – Arifin).












