TP PKK Sumut Monitoring UP2K di Desa Tanjung Pasir, Dorong Kemandirian Ekonomi Keluarga

GemaNusantaraNews.com,Langkat (Sumut), Pangkalan Susu –
Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara melaksanakan monitoring program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) di Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Senin (25/8/2025).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung Ketua Tim Monitoring, Ibu Aminawati, didampingi Bapak Ongku Siregar. Kehadiran mereka disambut Plt. Camat Pangkalan Susu, Suryadi, S.Sos., M.AP., Plt. Ketua TP PKK Kecamatan Pangkalan Susu, Ny. Teti Handayani Suryadi, S.Pd., serta Ketua TP PKK Desa Tanjung Pasir, Ny. Maharani Faisal Reza.

Turut hadir mendampingi, Bupati Langkat melalui Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Ikhsan Aprija, S.STP., M.Si., Staf Ahli TP PKK Kabupaten Langkat, Hj. Rina Wahyuni Marpaung, S.STP., M.AP., unsur Forkopimcam, lurah, dan kepala desa se-Kecamatan Pangkalan Susu.

Baca juga :  Sat Lantas Polres OKU Himbau Warga: Jangan Berkendara Saat Mabuk, Demi Keselamatan Bersama

Mewakili Bupati Langkat, Ikhsan Aprija menyampaikan apresiasi atas kiprah TP PKK dalam menggerakkan potensi desa. Menurutnya, membina desa bukan pekerjaan mudah, namun dengan semangat dan keikhlasan, PKK mampu menjadikan setiap tantangan sebagai peluang untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Sementara itu, Ketua Tim Monitoring TP PKK Sumut, Aminawati, menegaskan bahwa kegiatan monitoring ini tidak hanya sekadar penilaian. Lebih dari itu, monitoring bertujuan memberikan pembinaan agar program UP2K mampu berjalan lebih efektif serta mendorong kemandirian ekonomi keluarga, khususnya kaum perempuan di desa.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Desa Tanjung Pasir, Ny. Maharani Faisal Reza, memaparkan sejumlah produk unggulan hasil kelompok UP2K, seperti madu kelulut, gula aren, jamu tradisional, kecap manis, saus pedas, kue cincin, cakar ayam, kerupuk, wedang, hingga produk kebersihan berupa sabun cuci piring. Produk-produk ini diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan sekaligus memperkuat ekonomi keluarga.

Baca juga :  Ribuan Warga Padati Pengajian Akbar di Desa Karya Mukti, Polres OKU Kerahkan Pengamanan Maksimal

Sebagai bentuk dukungan pengembangan usaha, Universitas Sumatera Utara (USU) turut menyerahkan bantuan alat pemisah air untuk pengolahan madu. Kehadiran peralatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas produksi madu kelulut sehingga memiliki daya saing lebih tinggi di pasaran.

Usai pemaparan, Tim Monitoring melakukan peninjauan langsung ke lokasi budidaya madu kelulut serta melihat berbagai produk olahan yang dihasilkan. Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi desa-desa lain di Kabupaten Langkat untuk mengembangkan program pemberdayaan keluarga, memperkuat kemandirian ekonomi, serta menjadikan Desa Tanjung Pasir sebagai contoh sukses pelaksanaan UP2K PKK.

Baca juga :  Dorong Retribusi ABT, Komisi III DPRD Langkat Tinjau Langsung Pabrik AQUA

(GNN – ARIFIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *