Dorong Retribusi ABT, Komisi III DPRD Langkat Tinjau Langsung Pabrik AQUA

Langkat Sumatera Utara,GemaNusantaraNews.com
Komisi III DPRD Kabupaten Langkat melakukan inspeksi mendadak sekaligus peninjauan langsung ke pabrik PT Tirta Investama, produsen air minum merek AQUA, yang berlokasi di Desa Pasar VI Kwala Mencirim, Kecamatan Sei Bingai, pada Selasa (21/4/2026).

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) sebelumnya, dan bertujuan untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi Air Bawah Tanah (ABT).

Peninjauan ini dipicu oleh adanya indikasi penurunan kontribusi retribusi ABT dari perusahaan tersebut.

Dalam RDP sebelumnya, PT Tirta Investama menyampaikan bahwa saat ini mereka hanya memanfaatkan tiga sumber mata air, padahal sebelumnya mereka mengoperasikan lima sumber.

Penurunan jumlah sumber air yang dioperasikan ini dinilai langsung berdampak pada menurunnya pendapatan daerah dari sektor air tanah.

Rombongan Komisi III dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Langkat, Pimanta Ginting.

Di lokasi, kunjungan tersebut diterima oleh manajemen PT Tirta Investama yang diwakili oleh Stakeholder Relation Manager, Riswan Harahap, serta didampingi Koordinator CSR, Ramli Rudi Siagian.

Baca juga :  OKU Timur Percepat Inklusi Keuangan Demi Pemerataan Ekonomi di Rakornas Nasional

Turut hadir sejumlah anggota dewan yang ingin memastikan kondisi operasional perusahaan secara transparan.

Kegiatan pengecekan berlangsung di pabrik PT Tirta Investama yang berada di kawasan Kwala Mencirim, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pada Selasa, 21 April 2026.

Lokasi ini merupakan pusat produksi air minum dalam kemasan yang mendistribusikan produknya ke berbagai wilayah.

Hasil peninjauan lapangan membenarkan pernyataan perusahaan bahwa hanya tiga sumber mata air yang aktif digunakan untuk proses produksi, sementara dua sumber lainnya telah dimatikan sejak Mei 2025.

Manajemen menjelaskan bahwa dua sumber tersebut kini difungsikan sebagai sumur pantau karena kapasitas produksi dari tiga sumber yang ada dinilai sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan distribusi saat ini.

Secara substansial, Komisi III DPRD Langkat mendorong PT Tirta Investama untuk segera mengoptimalkan kembali pemanfaatan kelima sumber air yang tersedia.

Baca juga :  Syah Afandin Siap Maksimalkan Potensi Migas Langkat Dukung Permen ESDM 14/2025

Dorongan ini disampaikan secara singkat namun tegas, dengan argumen simetris bahwa peningkatan produksi akan berdampak langsung pada kenaikan retribusi ABT yang menjadi salah satu pilar PAD Kabupaten Langkat.

Pimanta Ginting menegaskan bahwa peningkatan penerimaan daerah harus sejalan dengan potensi sumber daya alam yang ada.

Komisi III berharap adanya tindakan nyata dari perusahaan dalam waktu dekat untuk meningkatkan kembali volume produksi.

Selain itu, manajemen PT Tirta Investama juga berharap adanya tindakan dari Pemerintah Kabupaten Langkat berupa pelebaran akses jalan menuju pabrik.

Hal ini dinilai penting untuk mengurangi potensi kemacetan akibat tingginya lalu lintas kendaraan di sekitar kawasan industri, sehingga distribusi produk dan aktivitas operasional bisa berjalan lebih lancar.

Meskipun terjadi penurunan jumlah sumber air yang dioperasikan, Riswan Harahap menegaskan komitmen perusahaan untuk tetap berkontribusi terhadap daerah.

PT Tirta Investama masih terus menyerap tenaga kerja lokal, menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), serta melakukan penghijauan di area lahan seluas sekitar lima hektare sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan hidup di sekitar pabrik.(Arifin)