Operasi Sikat I Musi 2025 Sukses Besar: Polda Sumsel Ungkap 1.196 Kasus Kriminal, 1.177 Tersangka Diamankan

GEMANUSANTARANEWS.com, PALEMBANG –
Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) mencatat prestasi gemilang dalam Operasi Sikat I Musi 2025 yang digelar sepanjang Mei 2025. Operasi besar-besaran ini berhasil mengungkap total 1.196 kasus kriminal**, terdiri dari 690 kasus premanisme dan 506 kasus kejahatan 3C (curat, curas, curanmor). Sebanyak 1.177 tersangka berhasil diamankan, menunjukkan keseriusan aparat dalam memberantas gangguan keamanan di wilayah Sumsel.

Dalam pemberantasan premanisme, Polda Sumsel tidak hanya mencapai 100% target operasi (139 kasus), tetapi juga mengungkap 551 kasus non-target. Total 747 tersangka dari berbagai jaringan preman berhasil ditangkap. Operasi ini menyasar kelompok yang kerap melakukan pemerasan, penguasaan lahan ilegal, dan tindakan intimidasi lainnya yang meresahkan masyarakat.

Sementara untuk kejahatan 3C, polisi juga sukses menuntaskan 139 kasus target dan menambah 367 kasus non-target. Dari 506 kasus yang terungkap, didominasi oleh curat (pencurian dengan pemberatan, 342 kasus) dan curanmor (pencurian motor, 142 kasus), sementara curas (pencurian dengan kekerasan) tercatat 39 kasus. Sebanyak 430 pelaku telah berhasil diamankan dan menjalani proses hukum.

Baca juga :  Dugaan Penghindaran Pajak dan Kolusi Aparat: Skandal Perusahaan Hantu yang Menggerogoti PAD Kota Jambi

Kapolda Sumsel, Irjen. Pol. Andi Rian Ryacudu Djajadi, melalui Karo Ops Kombes Pol. M. Anis Prasetio Santoso**, mengapresiasi kinerja seluruh personel. “Keberhasilan ini membuktikan komitmen kami dalam menciptakan Sumsel yang aman. Operasi dilakukan dengan pendekatan proaktif, termasuk patroli intensif dan analisis pola kejahatan,” ujar Anis. Ia menekankan bahwa operasi tidak hanya reaktif, tetapi juga berbasis data intelijen.

Masyarakat menyambut positif hasil operasi ini. “Aksi preman dan pencurian di lingkungan kami berkurang drastis. Kami merasa lebih tenang,” kata Suryadi, warga Palembang. Polda Sumsel juga melibatkan tokoh masyarakat dan komunitas dalam sosialisasi pencegahan kejahatan, memperkuat sinergi polisi-warga.

Baca juga :  Keterlaluan ! 3 Siswa SMPN4 Aniaya Seorang Siswi Sambil Senyum Semringah.

Meski sukses, Kapolda mengingatkan agar jajaran tidak cepat puas. “Kami akan terus meningkatkan pengawasan, termasuk memantau mantan narapidana yang berpotensi mengulangi kejahatan,” tegas Anis. Rencananya, operasi serupa akan dilakukan secara berkala dengan penyesuaian strategi berdasarkan perkembangan kamtibmas.

Operasi Sikat I Musi 2025 menjadi bukti nyata efektivitas penegakan hukum di Sumsel. Polda berharap, selain penindakan, upaya preventif seperti pembinaan masyarakat dan program ekonomi untuk mantan pelaku bisa mengurangi angka kriminalitas jangka panjang. “Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak warga terus melapor jika melihat aktivitas mencurigakan,” pungkas Anis.

Baca juga :  Kapolres OKU Pimpin Apel Operasi Patuh Musi 2025, Fokus Turunkan Pelanggaran dan Kecelakaan

Sumber Humas Polres OKU
(GNN – Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *