Pria Pengemudi Ojek Meninggal Mendadak di Pasar Atas Baturaja Timur, Diduga Akibat Serangan Jantung

GemaNusantaraNews.com,OKU Baturaja – Suasana Pasar Atas, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mendadak gempar pada Minggu pagi, 4 Mei 2025. Seorang pria pengemudi ojek ditemukan dalam keadaan tak bernyawa saat hendak memarkirkan sepeda motornya. Kejadian tersebut sempat menarik perhatian para pedagang dan pengunjung pasar yang berada di lokasi.

Korban diketahui bernama Bahrani bin Dulhadi, pria berusia 56 tahun, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas dan juga dikenal warga sekitar sebagai pengemudi ojek. Bahrani merupakan warga Dusun Baturaja, RT 004 RW 002, Kelurahan Baturaja Lama, Kecamatan Baturaja Timur. Ia dikenal sebagai sosok yang rajin dan pekerja keras oleh lingkungan sekitar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak keluarga, almarhum meninggalkan rumah sekitar pukul 05.30 WIB usai melaksanakan salat Subuh. Seperti biasa, ia berangkat ke pasar untuk mencari penumpang dan menawarkan jasa ojek. Namun nahas, sesampainya di kawasan Pasar Atas dan saat hendak memarkirkan motornya (ngetem), Bahrani tiba-tiba kehilangan kesadaran.

Baca juga :  Polres OKU Siaga, Amankan Perayaan Natal dan Tahun Baru di GPdI Baturaja

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung mencoba memberikan pertolongan. Namun setelah dicek, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Selanjutnya, pihak keluarga yang dihubungi segera datang ke lokasi dan membawa jenazah ke rumah duka untuk proses pemakaman. Kejadian tersebut sontak membuat suasana pasar menjadi haru.

Piket SPKT Polsek Baturaja Timur yang menerima laporan dari warga segera bergegas ke lokasi bersama tim dari SPKT Polres OKU. Petugas langsung melakukan pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pengecekan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Situasi di lokasi kejadian tetap aman dan kondusif selama proses penanganan berlangsung.

Baca juga :  Jalin Sinergi Lewat Udara, Polsek Lubuk Raja Sampaikan Pesan Kamtibmas dalam Talk Show Radio SUKSES 104.8 FM

Menurut keterangan keluarga, Bahrani memang memiliki riwayat penyakit jantung. Mereka menyatakan bahwa kematian Bahrani kemungkinan besar disebabkan oleh serangan jantung yang terjadi secara tiba-tiba. Hal ini diperkuat dengan tidak adanya luka atau tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban saat ditemukan.

Pihak keluarga juga menegaskan bahwa mereka menerima kejadian ini sebagai musibah. Mereka tidak menuntut pihak mana pun atas peristiwa ini dan menyatakan tidak bersedia dilakukan otopsi terhadap jenazah. Dengan demikian, proses hukum tidak dilanjutkan dan jenazah langsung dibawa untuk dimakamkan secara layak oleh keluarga.

Kapolsek Baturaja Timur melalui petugas piket menyampaikan ucapan bela sungkawa kepada keluarga korban dan mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kesehatan, khususnya bagi yang memiliki riwayat penyakit serius. Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, terutama bagi masyarakat yang bekerja di lapangan setiap hari.

Baca juga :  Harumkan Nama Daerah, Bhayangkari Polres OKU Sabet Juara 2 di Turnamen HUT ke-45 Yayasan Kemala Bhayangkari 2025

(Humas Polres OKU/GNN – Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *