Kebakaran Hebat di RSS Sriwijaya Baturaja Timur, Gudang Material dan Dua Rumah Ludes Dilahap Api

Baturaja OKU,Sumatera Selatan,GemaNusantaraNews.com
Kebakaran hebat melanda satu unit ruko tiga pintu yang difungsikan sebagai gudang material toko bangunan Keanoe Abadi serta dua rumah warga pada Minggu malam, 19 April 2026, sekitar pukul 20.00 WIB.

Peristiwa ini terjadi di kawasan Jalan Bupati A. Amin, tepatnya di lingkungan RSS Sriwijaya, Kelurahan Sekar Jaya, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Kobaran api muncul secara tiba-tiba dan dengan cepat membesar, mengagetkan warga sekitar yang sedang beristirahat.

Lokasi kebakaran berada di RT 19 RW 04, RSS Sriwijaya, dengan bangunan ruko bernomor SA 06-07 yang diketahui milik Sugianto alias Anton (44), warga RT 17 RW 06 di kelurahan yang sama.

Selain menghanguskan gudang material milik Anton, api juga merembet ke bagian dapur dua buah rumah milik warga lainnya, masing-masing milik Jaka Wijaya (36) dan Feriyanto (45).

Ketiga bangunan tersebut mengalami kerusakan berat akibat dilahap sijago merah.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, Mirzan Effendi (51) dan Audis Mang Tutu (28), api pertama kali terlihat berasal dari bagian dalam gudang material.

Baca juga :  Orientasi Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kec.Baturaja Timur Kab. Ogan Komering Ulu.

Saat hendak melintas, kedua saksi melihat kepulan asap tebal disertai kobaran api yang sudah mulai menjilat dinding bangunan.

Mereka segera berteriak meminta pertolongan warga sekitar dan secara sigap menghubungi pemilik ruko serta petugas pemadam kebakaran.

Dugaan sementara dari hasil penyelidikan di lapangan, kebakaran hebat ini dipicu oleh korsleting arus listrik (hubungan pendek) di dalam ruko.

Kapolsek Baturaja Timur AKP Azwan menjelaskan bahwa saat kejadian, ruko dalam keadaan kosong karena pemilik tidak berada di lokasi.

Api dengan cepat menyambar material bangunan yang mudah terbakar seperti kayu, triplek, dan cat, sehingga ledakan api membesar dalam hitungan menit.

Proses pemadaman dimulai sekitar pukul 20.30 WIB setelah lima unit armada pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Unit-unit tersebut terdiri dari mobil Damkar Posko Kota, unit Damkar Baturaja Barat, satu unit mobil rescue, satu unit mobil pemadam milik PT Semen Baturaja Tbk, serta mobil tangki suplai air dari PDAM Tirtaraja.

Baca juga :  Polisi Tangkap Sarjana Pengedar Sabu di Lubuk Linggau, Barang Bukti 14 Paket Disita

Berkat kerja sama antara petugas, personel TNI, Polri, dan warga, api berhasil dijinakkan setelah kurang lebih dua jam.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 22.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini, namun seluruh bangunan yang terdampak mengalami kerusakan berat dengan kondisi hampir rata dengan tanah.

Hingga saat ini, nilai kerugian materi masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang karena banyaknya material bangunan yang ikut terbakar di dalam gudang.

Usai proses pemadaman selesai, petugas Polsek Baturaja Timur langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan barang bukti dan merekonstruksi sumber api.

Sebagai bentuk pengamanan lokasi, polisi segera memasang police line atau garis polisi di sekeliling area kebakaran.

Hal ini bertujuan untuk mencegah warga memasuki zona berbahaya serta memudahkan tim identifikasi dalam melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Baca juga :  Di Depan Kantor Polisi, Motor Wartawan Dicoret Cat Saat Meliput

Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo melalui Kasi Humas AKP Ferri Zulfian mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran akibat instalasi listrik.

Masyarakat diminta menggunakan instalasi listrik yang aman dan sesuai standar nasional, melakukan pemeriksaan rutin pada kabel-kabel lama, menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di rumah, serta mematikan seluruh perangkat listrik saat rumah ditinggalkan.

Imbauan ini disampaikan secara singkat, simpel, solid, dan tepat sasaran guna mencegah terulangnya musibah serupa di kemudian hari.(red)