Bhabinkamtibmas Polsek Pugung Turun Tangan Identifikasi Rumah Ambruk di Way Handak

Tanggamus Lampung,GemaNusantaNews.com
Peristiwa rumah ambruk mengguncang ketenangan warga Pekon Way Handak, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, pada Senin pagi, 9 Maret 2026. Sebuah rumah milik warga setempat dilaporkan mengalami kerusakan parah setelah bagian dapur dan sebagian tembok belakangnya roboh seketika.

Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 07.00 WIB ini sontak mengagetkan keluarga korban dan tetangga sekitar yang mendengar suara gemuruh reruntuhan.

Mendapat laporan mengenai kejadian tersebut, Bhabinkamtibmas Polsek Pugung untuk Pekon Way Handak, Aiptu Rasdin, langsung bergerak cepat menuju lokasi.

Kehadirannya di tengah keluarga korban bertujuan untuk melakukan pengecekan sekaligus identifikasi awal atas musibah yang menimpa warganya.

Tindakan responsif ini merupakan wujud nyata kedekatan dan kepedulian aparat kepolisian terhadap masyarakat binaannya.

Kapolsek Pugung, Ipda Agustri Kurniawan, S.H., M.H., menjelaskan bahwa rumah yang ambruk tersebut diketahui milik Rasmada (52), seorang warga Dusun Way Handak Selatan.

Berdasarkan hasil identifikasi di lapangan, ambruknya bangunan diduga kuat disebabkan oleh faktor usia rumah yang sudah mencapai lebih dari 20 tahun sehingga strukturnya rapuh.

Baca juga :  Warga Mulak Ulu Keluhkan Harga Gas Elpiji 3 Kg yang Melebihi HET

Kondisi ini diperparah dengan hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak malam harinya, tepatnya mulai pukul 22.00 WIB hingga dini hari, yang membuat tanah di sekitar fondasi menjadi labil.

Lebih lanjut, Kapolsek menambahkan bahwa buruknya sistem drainase di sekitar rumah korban turut menjadi penyebab utama musibah ini.

Air hujan yang tidak dapat mengalir lancar menyebabkan genangan yang kemudian meresap dan menggerus kekuatan fondasi bangunan.

Akibatnya, bagian dapur beserta perabotan di dalamnya seperti kompor, lemari makan, dan rak penyimpanan makanan ikut tertimbun reruntuhan material bangunan.

Beruntung, peristiwa nahas ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp7 juta.

Di lokasi kejadian, Aiptu Rasdin tidak hanya melakukan pendataan rinci mengenai tingkat kerusakan dan kondisi lingkungan, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada keluarga Rasmada yang sedang terkejut dan berduka.

Ia turun tangan langsung membantu membersihkan puing-puing reruntuhan dan memindahkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan ke tempat yang lebih aman.

Baca juga :  BNN OKI Gelar Tes Urine, Seluruh Kades se-Kecamatan Pangkalampam Diperiksa

Tak hanya itu, ia juga memastikan area sekitar rumah terbebas dari potensi bahaya tambahan, seperti tembok sisa yang masih rawan untuk kembali roboh.

Pasca kejadian, Polsek Pugung segera berkoordinasi dengan pemerintah pekon dan kecamatan setempat.

Kapolsek Ipda Agustri Kurniawan menegaskan bahwa data hasil identifikasi kerusakan telah disampaikan kepada pihak terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tanggamus yang turun bersama Bhabinkamtibmas ke lokasi.

Hal ini dilakukan agar korban dapat segera mendapatkan evaluasi dan bantuan yang diperlukan, baik berupa material pembangunan maupun bantuan tunai, sesuai dengan mekanisme dan kemampuan daerah.

Sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang, Kapolsek menginstruksikan seluruh jajaran Bhabinkamtibmas se-Kecamatan Pugung untuk meningkatkan kewaspadaan.

Mereka diminta melakukan pemantauan berkala terhadap rumah-rumah warga yang berpotensi rawan ambruk, terutama bangunan berusia tua atau yang berada di lokasi rawan genangan air.

Selain itu, pemerintah pekon juga berencana menyelenggarakan sosialisasi tentang cara memeriksa kondisi bangunan rumah yang aman serta langkah-langkah penanggulangan saat musim hujan tiba.

Baca juga :  Polsek Madang Suku I Tingkatkan Patroli dan Razia Siang, Cegah Kriminal dan Wujudkan Rasa Aman Warga

Target utama dari seluruh rangkaian tindakan ini adalah terwujudnya lingkungan yang aman dan selamat bagi seluruh warga Kecamatan Pugung.

Ipda Agustri Kurniawan kembali mengimbau masyarakat untuk tidak menyepelekan kondisi bangunan tempat tinggal.

“Periksalah secara berkala kondisi rumah Anda. Jika menemukan bagian yang sudah rapuh seperti tembok retak atau fondasi tergerus, segera perbaiki.

Pastikan juga drainase lancar agar air hujan tidak merusak fondasi.

Keselamatan adalah yang utama,” pungkasnya mewakili Kapolres Tanggamus, AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.(Putri)