Tanggamus Lampung,GemaNusantaraNews.com –
Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tanggamus secara resmi meluncurkan Operasi Keselamatan Krakatau 2026. Operasi yang dipimpin oleh Kasat Lantas, AKP Rudi Khisbiyantoro, S.Pd., M.H., ini dirancang untuk menekan angka kecelakaan dan meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas di wilayah hukum Polres Tanggamus.
Latar belakang operasi ini adalah upaya preemtif dan preventif jajaran kepolisian dalam menciptakan Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) yang kondusif. Operasi ini juga secara khusus menyambut momentum besar arus mudik dan perjalanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang akan datang.
Dalam pelaksanaannya, operasi ini menetapkan sembilan prioritas pelanggaran yang menjadi sasaran utama. Fokus pertama adalah penertiban kendaraan bermasalah, yaitu penggunaan knalpot brong dan modifikasi kendaraan yang tidak sesuai standar pabrikan, baik untuk roda dua maupun roda empat.
Sasaran lain yang tak kalah ketat adalah penyalahgunaan atribut kepolisian seperti sirine, rotator, dan strobo pada kendaraan pribadi. Selain itu, petugas akan mengawasi ketat pelanggaran terkait kelengkapan kendaraan, seperti TNKB (plat nomor) tidak sesuai, tidak menggunakan sabuk pengaman, dan pengendara motor yang tidak mengenakan helm.
Dua poin terakhir dari sembilan sasaran operasi adalah praktis ilegal yang membahayakan, yakni penggunaan kendaraan angkutan barang untuk mengangkut penumpang dan kebiasaan parkir liar di bahu jalan. Semua ini ditujukan untuk meminimalisir potensi bahaya di jalan raya.
Pada hari pertama pelaksanaan, Senin (2/2/2026), jajaran Sat Lantas langsung menjalankan dua agenda pokok. Agenda pertama adalah aksi simpatik dengan membagikan pamflet berisi imbauan keselamatan di titik-titik padat lalu lintas, seperti di wilayah Kota Agung dan Gisting sepanjang Jalan Lintas Barat (Jalinbar).
Agenda kedua berupa tindakan preventif langsung melalui ramp check atau pemeriksaan mendadak terhadap kelaikan kendaraan angkutan umum dan bus. Petugas memeriksa secara detail kelengkapan surat-surat dan kondisi fisik kendaraan untuk memastikan keamanan penumpang selama dalam perjalanan.
AKP Rudi Khisbiyantoro menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Krakatau 2026 ini akan berlangsung selama 14 hari ke depan. Dia mengimbau seluruh pengguna jalan untuk senantiasa mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama, bukan hanya karena adanya operasi petugas di lapangan.(gnn/Putri).












