Baturaja OKU Sumatera Selatan,GemaNusantaraNews.com –
Komitmen nyata dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan ditunjukkan oleh Aiptu Hengki Jauhari. Sebagai Ketua RT 21 RW 05 di Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU, yang juga menjabat sebagai Bhabinkamtibmas Polsek Semidang Aji Polres OKU, Hengki menginisiasi sebuah gerakan swadaya masyarakat untuk membangun sarana keamanan.
Inisiatif tersebut berwujud pembangunan tiga unit pos ronda baru di wilayahnya. Pembangunan ini sepenuhnya dilaksanakan secara gotong royong oleh warga, menandai sebuah pencapaian kolektif dalam memperkuat sistem keamanan di tingkat lingkungan terkecil.
Ketiga pos ronda tersebut didirikan di tiga titik yang dinilai strategis di seluruh area RT 21. Pemilihan lokasi ini bertujuan untuk memastikan cakupan pengawasan yang optimal dan mampu menjangkau seluruh sudut lingkungan, sehingga menciptakan jaringan siskamling yang lebih rapat dan efektif.
Tujuan utama dari pembangunan pos ronda ini adalah untuk memperkuat Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) yang sudah ada. Selain itu, pos-pos ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan kolektif warga terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang mungkin terjadi.
Aiptu Hengki Jauhari dalam pernyataannya menekankan filosofi dasar dari upaya ini. “Keamanan lingkungan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga tanggung jawab kita bersama. Dengan adanya pos ronda ini, diharapkan kegiatan ronda malam dapat berjalan lebih maksimal dan masyarakat semakin peduli terhadap keamanan di lingkungannya,” ujarnya, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta.
Seluruh proses pembangunan merupakan contoh nyata kemandirian dan kebersamaan masyarakat. Pembiayaan pembangunan sepenuhnya bersumber dari dana swadaya yang dikumpulkan warga, sedangkan pengerjaan fisiknya dilakukan secara bergotong royong, mulai dari tahap persiapan material hingga penyelesaian akhir bangunan.
Keberhasilan proyek ini tidak hanya diukur dari berdirinya tiga bangunan fisik. Aiptu Hengki menyoroti nilai sosial yang terbangun, “Alhamdulillah, semua berjalan lancar berkat kekompakan dan semangat gotong royong warga. Ini menunjukkan kuatnya rasa kebersamaan di RT 21.” Pos ronda diharapkan menjadi simbol pemersatu.
Dengan berfungsinya ketiga pos ronda tersebut, diharapkan terjadi peningkatan signifikan dalam efektivitas ronda malam. Lebih dari sekadar pos jaga, tempat ini diharapkan berkembang menjadi pusat kegiatan sosial warga yang dapat mempererat silaturahmi, sekaligus menjadi mitra yang solid bagi kepolisian dalam menciptakan Kamtibmas yang kondusif di Kelurahan Kemalaraja. (gnn/red).












