Gelontor 2,2 Ton Beras Murah Presiden Prabowo Tiba di Lengkiti, Polsi Siap Salurkan ke Warga

Baturaja OKU Sumsel,GemaNusantaraNews.com
Polisi Sektor(Polsek) Lengkiti menjadi ujung tombak distribusi bantuan pangan pemerintah dengan secara resmi menerima 2,2 ton beras program Gerakan Pangan Murah (GPM). Logistik beras sebanyak ratusan sak tersebut akan segera didistribusikan kepada masyarakat di Kecamatan Lengkiti, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), sebagai bentuk perlindungan terhadap daya beli di tengah fluktuasi harga pasar.

Prosesi serah terima beras ini berlangsung pada hari Minggu,16 November 2025. Kegiatan dimulai tepat pada pukul 16.30 WIB dan seluruh proses di halaman Mapolsek Lengkiti berjalan lancar hingga berakhir sekitar pukul 18.00 WIB. Seluruh proses penerimaan berlangsung dalam kondisi yang aman, tertib, dan penuh dengan semangat gotong royong.

Kapolsek Lengkiti,yang diwakili oleh Kasubsipenmas Si Humas Polres OKU, Ipda Chandra M., S.H., membeberkan rincian logistik yang diterima. “Hari ini Polsek Lengkiti menerima beras SPHP dari Bulog Cabang OKU sebanyak 447 sak. Jika diakumulasi, total beratnya mencapai 2.235 kilogram atau setara dengan 2,2 ton, dengan setiap sak berisi 5 kilogram beras berkualitas,” jelas Ipda Chandra kepada awak media.

Baca juga :  Polres Tanggamus Tangkap Dua Pemuda Talang Padang, Diduga Lakukan Persetubuhan Terhadap Pelajar 14 Tahun

Ia menambahkan bahwa proses penyaluran kepada warga belum bisa dilakukan secara langsung.Pendistribusian yang tertib dan merata menunggu petunjuk teknis lebih lanjut dari Polres OKU. Mekanisme ini diterapkan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kecamatan Lengkiti.

Program GPM ini bukanlah inisiatif lokal,melainkan bagian dari program nasional yang diinstruksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini menjadi prioritas utama Polri bersama dengan Bulog untuk dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia, tidak terkecuali di daerah seperti OKU.

Baca juga :  Hamidah Ketua PKK Desa Muara Saeh lakukan maninjauan ke Pos Yandu.

Tujuan strategis dari gerakan ini adalah untuk menstabilkan harga pangan pokok di tingkat pasar tradisional.Kehadiran beras SPHP dengan harga yang lebih terjangkau diharapkan dapat menjadi penyeimbang, sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat dalam beberapa minggu ke depan. “Dengan adanya alternatif beras murah ini, stabilitas harga pangan dapat lebih terjaga,” tegas Ipda Chandra.

Komitmen Polri dalam menyukseskan program ini tidak berhenti pada distribusi.Polsek Lengkiti bersama Polres OKU akan gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sosialisasi ini penting agar warga memahami bahwa beras yang disediakan Polri dijual sesuai ketentuan resmi dan harganya jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran, sehingga mereka tidak melewatkan kesempatan ini.

Melalui rilis ini,pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program pemerintah ini dengan baik. Masyarakat diharapkan dapat mengikuti informasi-informasi resmi yang akan disampaikan kemudian mengenai titik-titik penjualan dan mekanisme pembelian beras murah tersebut, sehingga program ini dapat dirasakan manfaatnya secara luas dan optimal.(gnn – red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *