Siaga Banjir! Polsek Baturaja Timur dan Polantas Turun Langsung Atur Lalu Lintas Pasca Hujan Deras

Baturaja OKU,Sumsel,Gemanusantaranews.com
Polsek Baturaja Timur bersama Satuan Lalu Lintas Polres OKU mengambil tindakan cepat pasca hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Baturaja Timur pada Kamis sore,2 Oktober 2024. Patroli pemantauan segera digelar untuk meninjau langsung dampak dari cuaca ekstrem tersebut dan mengantisipasi potensi bencana yang lebih besar.

Dipimpin langsung oleh Ka SPKT Regu III Polsek Baturaja Timur,Aiptu Agus Setiawan, yang mewakili Kapolsek, patroli tersebut dimulai sekitar pukul 16.30 WIB. Sejumlah personel dikerahkan untuk memeriksa kondisi secara menyeluruh di berbagai titik yang biasanya rawan terkena banjir.

Hasil pemantauan di lapangan mengungkap kondisi yang cukup mengkhawatirkan di Jalan Dr.M. Hatta, Kelurahan Sukaraya, tepatnya di depan Kantor Urusan Agama (KUA) Baturaja Timur. Di lokasi ini, genangan air mencapai ketinggian yang signifikan, yaitu sekitar 70 sentimeter, menyebabkan akses jalan terputus dan sejumlah bangunan terendam.

Dampak kerusakan akibat genangan setinggi 70 cm itu pun tidak main-main.Satu unit rumah dilaporkan terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 70 cm, sementara satu unit rumah lainnya terendam sekitar 20 cm. Tidak hanya rumah warga, Kantor KUA setempat juga menjadi korban, dengan genangan air memasuki bangunan setinggi kurang lebih 50 cm.

Baca juga :  Polres OKU Siap Sukseskan Penanaman Jagung Serentak Nasional Kuartal III

Meski demikian,tidak semua titik mengalami nasib yang sama. Patroli juga memastikan bahwa beberapa lokasi lain dinyatakan aman dan tidak terdampak banjir. Titik-titik yang aman tersebut antara lain adalah sepanjang Jalan Jenderal A. Yani depan City Mall dan The Wong di Desa Tanjung Baru, serta Jalan Imam Bonjol yang berada di depan Perumahan Vila Dago.

Sebagai bagian dari kewaspadaan,petugas juga tidak lupa mengecek kondisi debit air di Sungai Ogan. Berdasarkan pantauan, sungai tersebut masih dalam kondisi normal dan stabil, tanpa menunjukkan adanya kenaikan permukaan air yang signifikan atau membahayakan. Hingga berita ini diturunkan, kegiatan patroli pemantauan masih terus dilanjutkan untuk memantau perkembangan situasi.

Kapolsek Baturaja Timur,AKP Azwan, S.H., M.H., melalui Kasi Humas Polres OKU, AKP Ibnu Holdon, memberikan penjelasan mengenai akar permasalahan banjir ini. Menurutnya, genangan air yang parah ini terjadi sebagai akibat dari dua faktor utama.

Baca juga :  Polres OKU Selatan Polda Sumsel Bongkar Transaksi Sabu di Kontrakan, Dua Pelaku Ditangkap

“Banjir di wilayah Kecamatan Baturaja Timur terjadi akibat intensitas hujan yang lebat dan saluran drainase yang kecil sehingga aliran air tersendat dan menggenang,”ujar Kapolsek, mengungkapkan bahwa sistem drainase yang tidak memadai memperburuk situasi saat curah hujan tinggi. Ia menegaskan bahwa pemantauan terus dilakukan guna mengantisipasi dampak lanjutan.

Sementara itu,di lokasi yang berbeda, tepatnya di Jalan Jenderal A. Yani depan Rumah Makan Laguna, aktivitas lain tampak dilakukan oleh kepolisian. Anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres OKU terlihat sibuk mengatur arus kendaraan yang mengalami antrean panjang dan kemacetan.

Kemacetan itu sendiri dipicu oleh genangan air yang menyempitkan jalur lalu lintas.Menanggapi hal ini, Kasat Lantas Polres OKU, AKP Ayu Tiara Okta Dita, S.T.K., S.I.K., melalui Kasi Humas AKP Ibnu Holdon, menyampaikan bahwa personelnya telah dikerahkan secara langsung ke lokasi untuk mengatasi masalah tersebut.

“Anggota Polantas langsung turun ke lokasi untuk mengurai kemacetan yang terjadi akibat genangan air.Pengaturan dilakukan agar kendaraan tetap bisa melintas dengan aman,” jelasnya. Personel Polantas bertugas menjaga kelancaran arus lalu lintas dan membantu pengendara yang kesulitan melintasi titik genangan tersebut.

Baca juga :  Anggaran Advertorial DPRD Tanggamus 2025 Tidak Dicairkan, Pembayaran Oplah Media Masih Dibahas

Kasat Lantas juga tak lupa mengimbau seluruh masyarakat dan pengendara untuk meningkatkan kewaspadaannya.“Kami mengingatkan pengguna jalan untuk berhati-hati, kurangi kecepatan, dan patuhi arahan petugas. Keselamatan bersama menjadi prioritas,” tegasnya. Pengaturan lalu lintas ini dipastikan akan terus dilakukan hingga situasi dinyatakan benar-benar normal dan genangan air telah surut sepenuhnya.(gnn – red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *