Baturaja OKU,Sumatera Selatan,GemaNusantaraNews.com –
Aksi damai yang dilakukan oleh masyarakat Desa Pusar terhadap PT Semen Baturaja berlangsung aman dan tertib berkat pelayanan pengamanan penuh dari personel gabungan Polres Ogan Komering Ulu (OKU).
Kegiatan yang berlangsung di area PT Semen Baturaja, Rabu (10/6/2026) itu, dikawal ketat dengan pendekatan humanis tanpa meninggalkan unsur persuasif dan negosiasi.
Pengamanan aksi damai ini dilakukan sebagai wujud nyata komitmen Polri dalam menjamin kebebasan masyarakat menyampaikan pendapat di muka umum.
Di saat yang sama, Polres OKU juga bertugas menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif selama aksi berlangsung.
Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., melalui Kapolsek Baturaja Timur, AKP Toni Zainudin, S.H., M.M., menegaskan bahwa pelayanan aksi damai di area perusahaan oleh Polres OKU merupakan bagian dari tugas rutin Polri.
Ia menjelaskan bahwa seluruh prosedur dijalankan sesuai standar operasional prosedur kepolisian yang sudah ditetapkan.
Dalam pelaksanaannya, Polri mengedepankan tindakan persuasif, humanis, serta negosiasi agar penyaluran aspirasi berjalan lancar tanpa gesekan sosial.
Personel tidak bertindak represif, melainkan aktif menjadi jembatan komunikasi antara massa aksi dan manajemen PT Semen Baturaja.
Di lokasi aksi, personel yang disiagakan di berbagai titik strategis berkoordinasi langsung dengan koordinator lapangan massa desa serta pihak manajemen perusahaan.
Koordinasi ini berlangsung sepanjang kegiatan aksi damai pada Rabu siang tersebut untuk memastikan tuntutan masyarakat dapat didengar dan dicarikan solusi secara musyawarah.
Polres OKU secara simpatik berperan sebagai penengah yang tidak memihak, namun tetap berpihak pada kepentingan umum dan keamanan.
Dari sisi substansi, pengamanan ini juga bertujuan mencegah provokasi serta tindakan anarkis yang dapat merugikan kedua belah pihak, sekaligus memastikan fasilitas vital perusahaan tetap aman.
Dengan tindakan yang singkat dan tepat, petugas di lapangan juga mengatur kelancaran arus kendaraan di sekitar lokasi aksi.
Langkah ini diambil agar tidak terjadi kemacetan parah yang mengganggu aktivitas warga lain di luar kelompok pendemo, sehingga stabilitas umum tetap terjaga.
Selama kegiatan aksi damai berlangsung, situasi keseluruhan terpantau aman dan terkendali.
Tidak ada potensi gangguan keamanan yang signifikan, berkat koordinasi intensif antara Polres OKU, koordinator lapangan aksi, dan jajaran PT Semen Baturaja.
Aksi berakhir tanpa insiden, menandakan bahwa pendekatan Polri yang humanis dan profesional mampu menyelaraskan hak berpendapat dengan stabilitas keamanan nasional.(red)












