Polisi Hadir di Gereja, Satlantas OKU Gelar PASTI Jaga Ketenangan Ibadah Umat

BATURAJA OKU,Sumatera Selatan,GemaNusantaraNews.com – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ogan Komering Ulu (OKU) menggelar kegiatan rutin bertajuk PASTI, singkatan dari Pengamanan dan Atensi Ibadah.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu, 29 Maret 2026, bersamaan dengan pelaksanaan ibadah minggu umat Kristiani di sejumlah gereja yang tersebar di wilayah hukum Polres OKU.

Langkah ini merupakan wujud nyata kehadiran aparat kepolisian dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan PASTI ini dimulai sejak pukul 07.30 WIB, di mana sebanyak lima personel Satlantas Polres OKU diterjunkan langsung ke lapangan.

Mereka tidak hanya bertugas mengatur arus lalu lintas di sekitar area gereja, tetapi juga melakukan pengamanan statis maupun mobile guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Kehadiran petugas di lokasi ibadah disambut baik oleh jemaat dan pengurus gereja yang merasa lebih tenang dalam menjalankan rangkaian ibadah minggu.

Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., melalui Kasat Lantas Polres OKU, AKP Ayu Tiara Okta Dita, S.T.K., S.I.K., menegaskan bahwa kegiatan PASTI merupakan bentuk komitmen institusi kepolisian dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Baca juga :  DPRD OKU Gelar RDP Soal Polemik PAW Kades Tanjung Kemala, Forum Panas tapi Kondusif

Menurutnya, kehadiran polisi di tengah-tengah kegiatan keagamaan adalah bagian dari upaya preventif untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

“Kami hadir untuk memastikan umat dapat beribadah dengan tenang,” ujar AKP Ayu Tiara dalam keterangannya.

Secara spesifik, pengamanan difokuskan pada beberapa gereja utama yang menjadi pusat kegiatan ibadah di wilayah Baturaja.

Dua di antaranya adalah Gereja Bethel Indonesia (GBI) dan Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Baturaja. Pemilihan titik-titik pengamanan ini didasarkan pada data jumlah jemaat serta tingkat mobilitas masyarakat sekitar yang cukup tinggi setiap hari Minggu.

Dengan penempatan personel yang strategis, diharapkan seluruh aktivitas ibadah dapat berlangsung tanpa hambatan.

Selain melakukan pengamanan, personel Satlantas Polres OKU juga secara aktif memberikan imbauan-imbauan preventif kepada para jemaat yang datang.

Petugas mengingatkan agar setiap pengendara memastikan kendaraannya terkunci dengan baik sebelum memasuki area gereja.

Baca juga :  Bhabinkamtibmas Ajak Warga Desa Tubohan Wujudkan Lingkungan Aman dan Harmonis

Imbauan ini disampaikan secara humanis dengan tujuan utama mencegah terjadinya tindak kriminalitas, khususnya pencurian kendaraan bermotor (curanmor), yang kerap mengincar kelengahan masyarakat di tempat ibadah.

AKP Ayu Tiara menambahkan bahwa langkah-langkah pencegahan seperti ini menjadi prioritas dalam setiap kegiatan pengamanan ibadah.

Menurutnya, faktor kelalaian kecil seperti lupa mengunci kendaraan sering kali menjadi celah yang dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan.

“Personel tidak hanya melakukan penjagaan, tetapi juga memberikan imbauan keamanan agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas,” jelasnya, menekankan pentingnya sinergi antara polisi dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Kegiatan PASTI ini juga menjadi momentum bagi kepolisian untuk mempererat hubungan kemitraan dengan tokoh agama dan pengurus gereja.

Dengan komunikasi yang terjalin baik, aparat dapat lebih cepat mendapatkan informasi apabila terjadi hal-hal yang mencurigakan di sekitar lokasi ibadah.

Hal ini sejalan dengan konsep pemolisian masyarakat (community policing) yang selama ini terus dikembangkan oleh Polres OKU untuk menciptakan lingkungan yang aman dan damai.

Baca juga :  Gerakan Lawan Nikah Siri, OKU Timur Gelar Sidang Isbat Nikah Gratis untuk 60 Pasangan

Melalui pelaksanaan kegiatan PASTI yang konsisten ini, Polres OKU berharap dapat menciptakan suasana ibadah yang aman, tertib, dan kondusif.

Umat Kristiani yang menjalankan ibadah minggu pun dapat melaksanakan kewajiban spiritualnya dengan nyaman tanpa rasa khawatir.

Ke depan, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara rutin tidak hanya di gereja, tetapi juga di tempat-tempat ibadah lainnya sebagai bentuk pengayoman dan pelayanan Polres OKU kepada seluruh masyarakat.(red)