GemaNusantaraNews.com,OKU Baturaja, 12 Juli 2025 – Demi menjaga keselamatan para pembalap dan penonton, ajang Balap Motor Sriwijaya Open Race Babe Motor Sport Kejurprov IMI Sumsel Putaran II Kapolres Oku Cup 2025 yang digelar di Sirkuit Non Permanen (NP) GOR Baturaja, dijaga ketat oleh pihak kepolisian dari Polres OKU bersama unsur pengamanan lainnya, Sabtu pagi (12/07/2025).
Pengetatan pengamanan dilakukan khususnya di lokasi paddock, yaitu jalur keluar-masuk pembalap menuju lintasan. Pada babak kualifikasi, panitia menemukan adanya pelanggaran di mana sejumlah penonton, mekanik, dan pendukung masuk ke area lintasan yang seharusnya steril.
Kehadiran orang-orang tak berkepentingan di zona lintasan dinilai sangat berbahaya karena dapat mengganggu konsentrasi pembalap, bahkan bisa berakibat fatal. Oleh karena itu, aparat gabungan langsung bertindak cepat melakukan penertiban.
Personel Polres OKU yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops AKP Saharudin, S.H., memberikan himbauan tegas kepada penonton maupun tim pendukung untuk keluar dari jalur lintasan dan tetap berada di area yang telah disediakan oleh panitia.
AKP Saharudin menyampaikan bahwa langkah ini dilakukan untuk mencegah potensi kecelakaan serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama kegiatan berlangsung. Ia juga mengimbau masyarakat untuk ikut mendukung kepolisian dalam menciptakan suasana kondusif di arena balap.
“Kami mengingatkan seluruh pihak agar memahami pentingnya keselamatan. Tidak hanya pembalap yang berisiko, tapi juga penonton jika terjadi insiden. Karena itu, mari kita patuhi aturan demi kelancaran dan kesuksesan acara ini,” ujarnya.
Pihak keamanan juga melakukan penyisiran rutin dan patroli di area sekitar lintasan guna memastikan tidak ada lagi penonton atau mekanik yang nekat memasuki zona larangan. Mereka menegaskan tidak akan segan mengambil tindakan bila pelanggaran kembali terjadi.
Diharapkan pelaksanaan hari kedua Sriwijaya Open Race ini bisa berjalan lebih aman, tertib dan lancar. Panitia dan aparat berharap seluruh pihak yang terlibat menunjukkan kedewasaan dalam mendukung event bergengsi ini agar dapat menjadi contoh positif dalam dunia balap motor di Sumatera Selatan.
Sumber Humas Polres OKU
(GNN – Red)












