Panen 8 Ton Jagung di Batumarta II, Polsek Lubuk Raja Dukung Ketahanan Pangan OKU

BATURAJA OKU,SUMATERA SELATAN,GemaNusantaraNews.com
Kegiatan panen jagung skala produktif kembali digelar di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), tepatnya di lahan pertanian seluas dua hektare yang berlokasi di Desa Batumarta II, Kecamatan Lubuk Raja.

Panen raya kuartal kedua tahun 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa sektor pertanian di daerah pedesaan terus menunjukkan tren positif.

Masyarakat setempat pun menyambut gembira hasil panen yang melimpah.

Pelaksanaan panen jagung berlangsung pada hari Senin, 11 Mei 2026, dimulai sejak pukul 10.00 WIB hingga sekitar pukul 13.00 WIB.

Waktu pelaksanaan yang cukup panjang ini dimanfaatkan secara maksimal oleh para petani dan aparat setempat untuk memanen jagung secara bertahap.

Cuaca yang mendukung turut memperlancar jalannya panen di wilayah tersebut.

Kegiatan panen jagung ini dihadiri oleh unsur pemerintah desa, aparat kepolisian, hingga tenaga pendamping pertanian.

Baca juga :  Gerakan Pangan Murah Polri Sapa Warga Ulu Ogan, 3 Ton Beras Bulog Didistribusikan

Hadir dalam acara tersebut perwakilan Kapolsek Lubuk Raja yang diwakili oleh Kanit Binmas, Kepala Desa Batumarta II, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Lubuk Raja, Bhabinkamtibmas Polsek Lubuk Raja, serta seluruh anggota Kelompok Tani (Poktan) Desa Batumarta II.

Kegiatan panen ini merupakan bagian dari upaya strategis memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten OKU sekaligus mendukung program produktivitas kelompok tani di wilayah pedesaan.

Kehadiran aparat kepolisian melalui Polsek Lubuk Raja juga menunjukkan sinergi antara aparat keamanan dan petani dalam menjaga stabilitas pangan.

Selain itu, momen ini menjadi ajang evaluasi hasil kerja para petani selama satu kuartal terakhir.

Dari lahan seluas dua hektare yang dikelola secara intensif oleh Kelompok Tani Desa Batumarta II, berhasil diproduksi jagung sebanyak delapan ton.

Jumlah ini dinilai sangat produktif dan melampaui target awal panen kuartalan. Para petani pun mengaku puas dengan hasil yang diperoleh, terutama karena kualitas jagung yang dipanen juga tergolong baik.

Baca juga :  Sinergi Tiga Pilar, Kejari OKU Musnahkan Barang Bukti 59 Perkara

Secara singkat, agenda panen jagung ini hanya berlangsung sekitar tiga jam dan berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Proses panen dilakukan secara gotong royong antara petani, aparat desa, dan kepolisian.

Hasil delapan ton jagung langsung dikumpulkan dan dicatat sebagai bagian dari laporan ketahanan pangan tingkat kecamatan.

Keberhasilan panen jagung kuartal II ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para petani sekaligus mendukung program ketahanan pangan daerah di Kabupaten OKU secara berkelanjutan.

Pihak kepolisian juga menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi kelompok tani dalam setiap musim tanam dan panen.

Dengan hasil solid seperti ini, semangat petani pun kian meningkat untuk mengembangkan lahan pertanian lebih luas lagi.

Pelaksanaan panen yang tepat waktu—sesuai jadwal kuartal II tahun 2026—dan tepat sasaran dalam mendukung kedaulatan pangan lokal menunjukkan keseriusan semua pihak, dari pemerintah desa hingga aparat keamanan.

Baca juga :  Polsek Sosoh Buay Rayap Gelar Panen Raya Jagung Kuartal I Tahun 2026 di Desa Penyandingan

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa gangguan kamtibmas.

Ke depan, model pendampingan seperti ini diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain di Kabupaten OKU.(red)