GEMANUSANTARANEWS.com,OKU Baturaja, 20 April 2025 – Perayaan Misa Paskah Minggu Suci di dua gereja besar di wilayah Baturaja Barat, Kabupaten OKU, berlangsung dengan aman, lancar, dan khidmat berkat pengamanan ketat dari personel gabungan Polres OKU. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dalam menjalankan ibadah di momen keagamaan yang sakral.
Dua lokasi yang menjadi pusat pengamanan adalah Gereja Katolik St. Petrus Paulus yang berlokasi di Kelurahan Air Gading, dan Gereja Sang Penebus di Desa Batuputih. Kedua gereja ini menjadi tempat ibadah utama bagi umat Katolik di wilayah tersebut, sehingga pengamanan ekstra diberikan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama berlangsungnya ibadah Paskah.
Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Baturaja Barat, AKP Toni Zainuddin, SH., MM. Di Gereja St. Petrus Paulus, pengamanan dikoordinasikan oleh Iptu Zainudin selaku padal (perwira pengendali) dengan dukungan 17 personel gabungan dari Polres OKU. Sementara itu, pengamanan di Gereja Sang Penebus Desa Batuputih dipimpin oleh IPDA Ikhsan, SH., M.Si dengan kekuatan 12 personel.
Ibadah di Gereja St. Petrus Paulus dipimpin oleh Romo Andrianus Vian Dharma dan diikuti sekitar 300 jemaat. Sedangkan di Gereja Sang Penebus, ibadah dipimpin oleh Romo Joko dan dihadiri sekitar 200 jemaat. Perayaan Misa kali ini mengangkat tema: “Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik adanya”, yang mengajak umat untuk merenungkan keindahan dan kebaikan ciptaan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.
Selama kegiatan berlangsung, personel pengamanan tidak hanya berjaga di pintu masuk, tetapi juga melakukan patroli keliling di sekitar lokasi gereja. Tujuannya adalah untuk mengawasi dan memastikan tidak ada gangguan dari pihak luar, baik individu maupun kelompok yang bisa mengganggu kekhusyukan ibadah.
Kapolsek Baturaja Barat, AKP Toni Zainuddin, menyampaikan bahwa kegiatan pengamanan ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin rasa aman bagi seluruh umat beragama dalam menjalankan ibadah. “Alhamdulillah, semua berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Tidak ditemukan adanya potensi gangguan atau kejadian yang mencurigakan selama proses ibadah berlangsung,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kerja sama dan koordinasi yang baik antara aparat keamanan, pengurus gereja, dan masyarakat sangat membantu dalam menjaga situasi kondusif. Para jemaat juga turut mematuhi aturan dan arahan petugas, termasuk dalam hal parkir kendaraan dan proses masuk ke dalam area ibadah.
Dengan berakhirnya kegiatan ibadah Paskah Minggu Suci yang berlangsung aman dan damai ini, Polres OKU mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas dukungan dan kerja sama yang diberikan. Diharapkan semangat toleransi dan saling menghormati antarumat beragama terus terjaga demi menciptakan suasana damai dan harmonis di Kabupaten OKU.
(Humas Polres OKU/GNN – Red)












