Baturaja OKU Sumsel,Gemanusantaranews.com –
Dalam upaya nyata mendukung ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat,Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ulu (OKU) menggelar sebuah inisiatif strategis dengan membuka pendaftaran relawan untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 28 Oktober 2025 ini, menandai komitmen Polri untuk turun langsung dalam penanganan isu gizi dan kemanusiaan di wilayah hukumnya, melampaui tugas pokoknya di bidang hukum dan ketertiban.
Acara pembukaan pendaftaran tersebut bertempat di Gedung Wicaksana Laghawa,Baturaja, dan dimulai tepat pukul 08.00 WIB. Proses rekrutmen ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah resmi tentang rekrutmen relawan Polres OKU, yang menunjukkan sifat kegiatan yang terstruktur dan terencana. Panitia pelaksana pun terdiri dari pejabat utama yang menandakan keseriusan program ini.
Pelaksanaan kegiatan dipimpin secara langsung oleh Kabagsumda Polres OKU yang bertindak selaku ketua panitia.Dalam menjalankan tugasnya, beliau didampingi secara langsung oleh sejumlah pejabat kunci lainnya, seperti Kasubsibin, Kabags Binmas, dan Kabags Logistik. Kehadiran para pejabat tinggi ini memastikan bahwa seluruh tahapan rekrutmen berjalan sesuai dengan prosedur dan standar yang telah ditetapkan.
Para calon relawan tidak hanya mendaftar,tetapi harus melalui serangkaian tahapan seleksi yang komprehensif dan profesional. Tahap pertama adalah registrasi, yang telah dibuka melalui dua jalur, yakni online dan offline. Selanjutnya, para peserta menjalani pemeriksaan administrasi dan kelengkapan berkas untuk memastikan kelayakan dasar mereka.
Tahap ketiga merupakan pemeriksaan kesehatan yang sangat detail,mencakup pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan tekanan darah serta nadi, dan tes kesehatan mata seperti ketajaman visual (visus) dan buta warna. Tidak hanya itu, pemeriksaan juga meliputi tes pendengaran, pemeriksaan fisik umum, serta penelusuran riwayat penyakit untuk memastikan para relawan dalam kondisi prima dan siap bertugas.
Tahap final yang tidak kalah pentingnya adalah wawancara dan uji kemampuan.Pada tahap ini, kompetensi calon relawan diuji terkait dengan standar operasional prosedur pelayanan gizi. Mulai dari proses pencucian alat, persiapan bahan makanan, teknik pengolahan, pemorsian hidangan, hingga distribusi makanan, semua harus memperhatikan aspek keamanan pangan dan kebersihan yang ketat.
Antusiasme masyarakat ternyata sangat tinggi,terbukti dengan total 76 orang yang mendaftar menjadi calon relawan. Rinciannya adalah 57 peserta mendaftar secara online, 18 peserta melalui jalur offline, dan bahkan terdapat 1 peserta dari tingkat TK, yang mungkin mengindikasikan partisipasi simbolis keluarga. Melalui Kasi Humas Polres OKU, AKP Ibnu Holdon, Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas partisipasi aktif masyarakat ini.
Kapolres menegaskan bahwa program SPPG adalah wujud nyata kepedulian Polri terhadap gizi masyarakat.Beliau juga menambahkan bahwa hasil seleksi akhir serta penempatan para relawan akan segera diumumkan setelah seluruh proses pemeriksaan dinyatakan selesai. Seluruh rangkaian kegiatan rekrutmen ini berjalan dengan lancar, tertib, dan sukses, berkat dukungan penuh dari seluruh jajaran pejabat utama Polres OKU, membawa harapan baru bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ulu.(gnn – red).












