Baturaja OKU Sumsel,GemaNusantaraNews.com –
Dalam komitmen kuat mewujudkan rekrutmen anggota Polri yang steril dari praktik tidak terpuji,Polres Ogan Komering Ulu (OKU) menggelar sebuah acara monumental. Kegiatan Penandatanganan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah bagi tiga pilar kunci suksesnya seleksi—yakni panitia, calon siswa (casis), dan orang tua casis Bintara Brimob Tahun Anggaran 2026—ini digelar pada Kamis (20/11/2025). Acara yang berlangsung di Gedung Wicaksana Laghawa Polres OKU ini menjadi bukti nyata transparansi dan keseriusan institusi dalam mencari bibit terbaik.
Rangkaian acara dibuka secara resmi pada pukul 14.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Kapolres OKU,AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P. Turut hadir dalam kesempatan penting ini jajaran pimpinan seperti Kabag SDM Polres OKU Kompol Alpian, S.E., M.M. dan Kasi Propam Iptu Hartomi. Inti dari acara ini adalah serangkaian prosesi sakral yang dimulai dengan pembacaan pakta integritas oleh perwakilan masing-masing pihak, yang kemudian dilanjutkan dengan tiga sesi pengambilan sumpah yang berbeda.
Pertama,dilaksanakan Pengambilan Sumpah Panitia Penerimaan. Momen ini merupakan ikrar resmi di depan hukum dan Tuhan bahwa mereka akan melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi kejujuran, objektivitas, dan bebas dari segala bentuk intervensi. Sumpah ini menjadi benteng pertama untuk mencegah praktik KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme) yang bisa merusak kredibilitas proses seleksi.
Kedua,para calon petarung masa depan Brimob, sebanyak 10 orang Casis, dengan penuh semangat mengucapkan sumpah. Mereka berikrar untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan jujur, sportif, dan hanya mengandalkan kemampuan diri sendiri baik dalam tes fisik, mental, maupun kesehatan. Sumpah ini menegaskan prinsip meritokrasi bahwa kelulusan hanya ditentukan oleh usaha dan kapasitas individu, bukan oleh jalur lain.
Unik dan strategis,pihak ketiga yang turut diambil sumpahnya adalah orang tua atau wali dari para casis. Hal ini dilakukan untuk mengamankan proses rekrutmen dari sisi keluarga, mengingat seringkali praktik pungutan liar atau “calo” justru menyasar orang tua yang menginginkan anaknya lulus. Dengan sumpah ini, orang tua berkomitmen untuk tidak melakukan upaya-upaya yang tidak terpuji dan mendukung penuh proses yang bersih.
Dalam arahan resminya yang disampaikan oleh Kasubsipenmas Si Humas Polres OKU,Ipda Chandra M., S.H., Kapolres menegaskan komitmen Polri pada prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Dengan tegas, Kapolres juga mengingatkan dan memperingatkan kepada semua pihak, terutama orang tua, untuk tidak mudah percaya pada oknum mana pun yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan sejumlah uang. “Apabila ada yang mengaku bisa meluluskan, segera laporkan,” tegas Ipda Chandra, mengulang pesan Kapolres.
Puncak acara adalah penandatanganan pakta integritas secara bersama-sama oleh perwakilan panitia,kesepuluh casis, dan orang tua mereka. Tanda tangan di atas dokumen tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan bukti komitmen tertulis yang mengikat. Di sisi lain, Kapolres OKU juga memberikan motivasi dan pengarahan terakhir kepada para casis untuk mempersiapkan diri secara maksimal, menjaga kondisi fisik dan mental, serta memastikan kesehatan mereka dalam menghadapi rangkaian tes yang berat.
Hingga berakhirnya acara,seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Kehadiran serta dukungan penuh dari orang tua dan kesungguhan para casis menandakan sebuah awal yang positif bagi rekrutmen Bintara Brimob T.A. 2026. Acara ini bukan hanya sebuah ritual administratif, melainkan sebuah fondasi kokoh untuk membangun proses seleksi yang berintegritas tinggi, menghasilkan Bintara Brimob yang tidak hanya tangguh secara fisik tetapi juga bersih dan jujur sejak dari pintu masuk.(gnn – red).












