Dari Kebun Desa Menuju Kemakmuran: Panen Perdana Sawit BUMDes Dulang Gemilang Jadi Inspirasi OKU

BATURAJA,OKU,SUMSEL,Gemanusantaranews.com – Pagi itu,suasana di kebun sawit Desa Pandan Dulang, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), tampak berbeda dan penuh suka cita. Pada Selasa, 16 September 2025, untuk pertama kalinya, desa tersebut menyelenggarakan acara panen perdana kebun sawit yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Dulang Gemilang. Acara bersejarah ini menandai kulminasi dari perjalanan panjang lebih dari tiga tahun menanti berbuahnya investasi desa.

Acara tersebut bukan hanya sekadar ritual panen,melainkan sebuah pernyataan resmi tentang kemandirian ekonomi desa. Oleh karena itu, acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting kabupaten dan kecamatan, menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap inovasi yang lahir dari tingkat desa. Kehadiran mereka memberikan makna strategis dan motivasi besar bagi seluruh pengelola dan warga Desa Pandan Dulang.

Puncak acara ditandai dengan aksi simbolis Bupati OKU,H. Teddy Meilwansyah, yang secara langsung memanen tandan buah segar (TBS) sawit menggunakan egrek. Aksi ini disambut dengan gemuruh tepuk tangan meriah dari ratusan masyarakat, perangkat desa, dan undangan yang hadir. Momen ini merepresentasikan buah dari kerja keras, kesabaran, dan visi besar untuk kesejahteraan bersama.

Baca juga :  Razia Gabungan TNI-Polri Sterilkan Rutan Baturaja dari Narkoba dan Ponsel Ilegal

Dalam sambutannya,Bupati Teddy Meilwansyah tidak menyembunyikan rasa bangga dan apresiasinya yang tinggi. Ia menyebut inisiatif Desa Pandan Dulang sebagai sebuah “terobosan luar biasa”. “Saya bangga Kepala Desa dan BUMDes berani memanfaatkan dana desa untuk usaha produktif yang berkelanjutan, bukan untuk konsumtif,” ungkapnya di hadapan para hadirin.

Bupati juga menekankan pesan penting tentang tata kelola yang baik.Ia berpesan agar pengelolaan BUMDes harus dilaksanakan secara transparan dan akuntabel. “Prinsip keterbukaan mutlak diperlukan agar usaha ini benar-benar memberi manfaat nyata dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat Desa Pandan Dulang,” tegasnya.

Kepala Desa Pandan Dulang,Mersi Eganom, dalam pidatonya menyampaikan ucapan syukur yang mendalam. Ia membeberkan perjalanan panjang sejak pembangunan kebun sawit desa yang berdiri di atas lahan seluas tujuh hektare itu. “Alhamdulillah, setelah lebih dari tiga tahun, sawit desa ini akhirnya bisa dipanen. Ini adalah pencapaian yang membanggakan bagi kami semua,” ujarnya dengan penuh haru.

Mersi menjelaskan bahwa seluruh pengelolaan kebun dilakukan secara mandiri oleh BUMDes Dulang Gemilang.Keberhasilan ini juga telah berkontribusi pada penyerapan tenaga kerja lokal, dengan memberdayakan sekitar sepuluh orang warga setempat. Hal ini sejalan dengan salah satu misi BUMDes untuk menciptakan lapangan kerja dan mengurangi pengangguran.

Baca juga :  Tim Supervisi Polda Sumsel Tinjau Lahan Jagung di OKU, Dorong Swasembada Pangan 2025

Untuk panen perdana ini,hasil yang diperoleh berkisar antara satu hingga dua ton per periode. Saat ini, pemasaran masih dilakukan melalui tengkulak lokal. Meski demikian, Mersi menyampaikan optimismenya yang tinggi untuk masa depan. Ia memaparkan proyeksi yang sangat menjanjikan: ketika sawit memasuki usia produktif sekitar delapan tahun, hasilnya bisa mencapai 15 ton sekali panen.

Dengan harga jual TBS pada saat ini,potensi pendapatan desa dari sektor ini diproyeksikan dapat menembus angka Rp40 juta per bulan. “Ini akan menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PAD) yang sangat signifikan untuk membiayai pembangunan dan program-program pemberdayaan lainnya,” jelas Mersi dengan penuh keyakinan.

Dukungan juga datang dari institusi keamanan.Kapolsek Semidang Aji, Ipda Meyke Krisdian Hasri, S.H., yang hadir dalam acara tersebut, menyatakan komitmen penuhnya. “Panen perdana ini adalah bukti nyata bahwa desa mampu mandiri. Kami dari kepolisian siap mendukung terciptanya suasana aman dan kondusif demi keberlangsungan usaha desa ini,” tegasnya.

Dukungan tersebut dikuatkan oleh pernyataan Kapolres OKU,AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., yang disampaikan melalui Kasi Humas, AKP Ibnu Holdon. Kapolres mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dan berharap keberhasilan ini dapat dicontoh oleh desa-desa lain. Ia menegaskan bahwa Polres OKU siap mendukung setiap upaya desa dalam meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga :  Pengungkapan Kasus Pencurian dengan Pemberatan Lintas Provinsi oleh Ditreskrimum Polda Sumsel

Panen perdana kebun sawit BUMDes Dulang Gemilang bukan sekadar akhir dari sebuah proses menunggu,melainkan awal dari sebuah perjalanan baru menuju kemandirian ekonomi. Acara ini diharapkan menjadi tonggak sejarah yang menginspirasi dan memicu desa-desa lain di Kabupaten OKU untuk berinovasi, menggali potensi lokal, dan bekerja sama membangun ekonomi yang lebih sehat dan mandiri untuk kesejahteraan bersama.(GNN – red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *