Cegah 3C dan Pantau Stok BBM, Polsek Lubuk Batang Gelar Patroli Intensif di SPBU Lubuk Batang

Baturaja OKU Sumatera Selatan,GemaNusantaraNews.com
Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Lubuk Batang di bawah naungan Polres Ogan Komering Ulu (OKU) secara proaktif meningkatkan pengamanan dengan melaksanakan patroli pemantauan di sejumlah SPBU. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 21 Januari 2026, ini difokuskan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban (kamtibmas) di objek-objek vital, terutama stasiun pengisian bahan bakar umum.

Lokasi utama patroli kali ini adalah SPBU yang berlokasi di wilayah Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU, khususnya yang berada di tepian jalur jalan raya. Pemilihan lokasi tersebut berdasarkan pertimbangan kerawanan dan tingkat aksesibilitasnya. Patroli dilaksanakan dalam rangka antisipasi dini terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas di akhir pekan.

Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., melalui Kasi Humas Polres OKU, AKP Feri Zulfian, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rutin dan komitmen kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Keberadaan petugas di titik-titik vital diharapkan dapat menurunkan angka kejahatan sekaligus menjadi bentuk pencegahan yang terlihat langsung oleh publik.

Baca juga :  Polres OKU Jalin Sinergi dengan Kelompok Tani untuk Dukung Ketahanan Pangan

Secara spesifik, patroli ini ditujukan untuk menekan potensi tindak pidana yang sering mengancam SPBU dan pengunjungnya, yang diklasifikasikan sebagai “3C”. Yang dimaksud adalah Curanmor (pencurian kendaraan bermotor), Curas (pencurian dengan kekerasan), dan Curat (pencurian umum). Kehadiran personel polisi di lapangan diharapkan dapat menggentarkan pelaku kejahatan.

Tidak sekadar berkeliling, petugas menerapkan metode patroli dialogis. Artinya, mereka tidak hanya memantau, tetapi juga secara aktif berinteraksi dan berkomunikasi dengan pengelola, karyawan, maupun pengunjung SPBU. Pendekatan ini memungkinkan pertukaran informasi langsung mengenai kondisi terkini dan keluhan yang dirasakan masyarakat.

Dalam interaksi tersebut, personel menyampaikan sejumlah himbauan penting. Salah satu poin utama adalah larangan mengisi bahan bakar minyak (BBM) ke dalam jeriken di area SPBU. Larangan ini bertujuan mencegah penyalahgunaan BBM dan mengurangi risiko kecelakaan atau tindakan kriminal yang mungkin timbul akibat penyimpanan BBM sembarangan.

Baca juga :  PP Polri Cabang OKU Rayakan HUT Ke-26, Kapolres Oku Beri Apresiasi atas Dedikasi Purnawirawan

Kepada karyawan SPBU yang sedang bertugas, petugas secara khusus meminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga koordinasi yang baik dengan pihak kepolisian. Mereka didorong untuk melaporkan segera setiap kejadian mencurigakan atau pelanggaran yang terjadi di sekitar tempat kerja, sehingga respons dapat dilakukan dengan cepat.

Selain aspek keamanan, patroli ini juga memiliki muatan pelayanan publik. Personel turut memantau dan mengecek ketersediaan stok BBM di SPBU yang dikunjungi. Pemantauan ini penting untuk mengantisipasi kelangkaan atau informasi tidak akurat terkait pasokan bahan bakar, yang bisa memicu kepanikan dan ketidaknyamanan di masyarakat.

Meski hari ini berfokus pada SPBU, Polsek Lubuk Batang menyatakan bahwa pola patroli serupa akan terus dilaksanakan dan diperluas ke berbagai titik rawan lainnya. Objek vital seperti pertokoan, pusat keramaian, pemukiman padat penduduk, dan lokasi yang memiliki historis kerawanan kejahatan akan menjadi sasaran pemantauan berikutnya.

Baca juga :  dr. Sheila Noberta Dikukuhkan sebagai Ibunda Guru OKU Timur: Sinergi untuk Majukan Pendidikan di Puncak HUT PGRI ke-80

Dengan digelarnya patroli intensif dan dialogis ini, kepolisian berharap dapat menciptakan detterence effect atau efek tangkal bagi pelaku kejahatan sekaligus membangun kedekatan dengan warga. Upaya preemtif ini dianggap lebih efektif untuk menciptakan iklim yang kondusif, dibandingkan hanya menunggu dan menindak kejahatan setelah terjadi. Respon positif dari pengelola SPBU dan masyarakat pun diharapkan dapat menyokong keberhasilan program kamtibmas ini.(gnn/red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *