Martapura OKU Timur Sumsel,GemaNusantaraNews.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten OKU Timur dalam memperkuat peran media publik sebagai sarana layanan informasi kembali diakui di tingkat nasional. Bupati OKU Timur, Ir. H. Lanosin, M.T., M.M., pada Senin (5/1/2026) secara resmi menerima Piagam Penghargaan Bupati Peduli Radio dan Media Publik Tahun 2025.
Penghargaan bergengsi tersebut diberikan oleh Asosiasi Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio TV Indonesia. Kegiatan penganugerahan ini merupakan bagian dari agenda tahunan LPPL Award 2025 yang secara konsisten memberikan apresiasi kepada kepala daerah se-Indonesia.
Kriteria penilaian penghargaan ini didasarkan pada perhatian dan dukungan nyata dari seorang kepala daerah terhadap keberlangsungan serta penguatan Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL), baik radio maupun televisi, di wilayah pemerintahannya. Hal ini menegaskan bahwa dukungan kebijakan dan anggaran sangat krusial.
Penyerahan piagam penghargaan dilakukan secara langsung oleh Ketua Umum Asosiasi LPPL Radio TV Indonesia, Drs. Helen Marewise, M.Si., kepada Bupati Lanosin. Acara berlangsung di Ruang Audiensi Bupati OKU Timur, yang turut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah setempat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten OKU Timur, Hj. Sri Suhartati, S.E., M.M., dalam pernyataannya menyebutkan bahwa penghargaan ini adalah refleksi nyata dari komitmen kepemimpinan Bupati Lanosin. Komitmen tersebut diwujudkan dengan memastikan media publik tetap hadir dan berfungsi optimal.
“Media publik kami upayakan menjadi corong informasi yang tidak hanya mendidik dan menenangkan, tetapi juga mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” ujar Sri Suhartati, menjelaskan filosofi dasar dukungan pemerintah daerah.
Lebih lanjut, Sri Suhartati menekankan pentingnya peran strategis radio dan media publik lokal di tengah derasnya arus informasi digital. Keberadaan LPPL dinilai sangat vital, khususnya bagi masyarakat di wilayah pedesaan atau daerah dengan akses internet terbatas.
“Dukungan kepala daerah terhadap LPPL bukan hanya soal keberlangsungan lembaga penyiaran semata, tetapi yang lebih utama adalah memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang benar, terpercaya, dan benar-benar berpihak pada kepentingan publik,” tegasnya.
Di sisi lain, Dinas Kominfo OKU Timur mengaku terus mendorong penguatan peran LPPL agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan zaman. Namun, adaptasi ini tidak boleh meninggalkan jati diri utamanya sebagai media layanan publik yang andal dan kredibel.
Dengan diraihnya penghargaan nasional ini, Pemerintah Kabupaten OKU Timur menegaskan komitmen berkelanjutannya dalam membangun ekosistem komunikasi publik yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan. Langkah ini merupakan bagian integral dari upaya mewujudkan masyarakat OKU Timur yang semakin cerdas, melek informasi, dan terhubung dengan pembangunan daerah.(gnn/Cahya Prabu).












