GemaNusantaraNews.com,OKU Baturaja, 11 Juni 2025 – Dalam rangka mendukung program nasional pencegahan stunting, Bhabinkamtibmas Polsek Sosoh Buay Rayap, Brigadir Rendra Defrianto, S.H., menghadiri kegiatan Rembuk Stunting yang dilaksanakan di aula Kantor Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), pada Rabu (11/06/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya lintas sektor dalam menekan angka stunting di wilayah pedesaan.
Kegiatan Rembuk Stunting ini diinisiasi sebagai forum musyawarah antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader posyandu, serta tokoh masyarakat untuk merancang langkah konkret dalam pencegahan dan penanganan stunting. Bhabinkamtibmas turut hadir sebagai bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat dalam program-program kemanusiaan, khususnya di bidang kesehatan anak.
Dalam forum tersebut, dibahas berbagai penyebab stunting yang umum terjadi, termasuk kurangnya asupan gizi sejak masa kehamilan, pola asuh yang kurang tepat, serta terbatasnya akses terhadap layanan kesehatan. Para ibu hamil dan ibu balita diberi edukasi mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin, pemberian ASI eksklusif selama enam bulan, makanan pendamping ASI (MPASI) yang bergizi, serta imunisasi lengkap untuk anak-anak.
Brigadir Rendra Defrianto menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan ini bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap tumbuh kembang generasi masa depan. Ia menegaskan bahwa pencegahan stunting merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, tenaga medis, dan seluruh lapisan masyarakat.
Stunting atau gagal tumbuh adalah kondisi di mana anak mengalami gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan. Anak yang mengalami stunting umumnya memiliki tinggi badan di bawah standar usianya, dan dampaknya tidak hanya secara fisik tetapi juga kognitif dan produktivitas saat dewasa.
Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., melalui Kapolsek Sosoh Buay Rayap, Iptu Karbianto, S.H., memberikan pernyataan bahwa pihak kepolisian mendukung penuh pelaksanaan program pemerintah dalam upaya pencegahan stunting. Menurutnya, masalah stunting merupakan isu nasional yang harus ditangani secara terintegrasi mulai dari pusat hingga desa.
“Polri tidak hanya bertugas menjaga kamtibmas, tetapi juga hadir dalam setiap aspek pembangunan masyarakat, termasuk kesehatan anak. Kami berharap semua pihak dapat bersatu padu dan berperan aktif dalam menekan angka stunting di daerah ini,” ujar Kapolsek.
Dengan dilaksanakannya kegiatan Rembuk Stunting di Desa Mekar Jaya, diharapkan lahir kesadaran kolektif dan strategi konkret yang dapat dijalankan secara berkelanjutan. Program ini menjadi simbol kolaborasi antara institusi pemerintah, Polri, dan masyarakat dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan bebas dari stunting.
Sumber Humas Polres OKU
(GNN – Red)












