Lahat,Sumateta Selatan,GemaNusantaraNews.com 16 Maret 2026 – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalur Lintas Tengah Sumatera yang dikenal rawan kecelakaan.
Sebuah bus antar kota antar provinsi (AKAP) milik PO Al-Hijrah dilaporkan masuk ke dalam jurang di wilayah Kabupaten Lahat pada Senin dini hari, mengakibatkan satu orang penumpang meninggal dunia dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka.
Kecelakaan nahas tersebut berlangsung sekitar pukul 02.30 WIB di Jalan Lintas Tengah Sumatera yang menghubungkan Kabupaten Lahat dan Kabupaten Empat Lawang, tepatnya di Desa Sugihwaras, Kecamatan Gumay Talang. Bus yang terlibat adalah unit R8 Volvo berwarna abu-abu dengan nomor polisi BA-7025-WBU.
Kendaraan tersebut dalam perjalanan dari arah Lahat menuju Empat Lawang ketika insiden terjadi.
Berdasarkan keterangan dari petugas kepolisian yang tiba di lokasi, kecelakaan bermula saat bus melintas di ruas jalan yang memiliki kontur menanjak dan diakhiri tikungan tajam.
Diduga kuat kendaraan mengalami slip atau kehilangan traksi pada bagian rodanya, sehingga sopir tidak mampu mengendalikan laju bus.
Akibatnya, bus oleng dan terperosok ke dalam jurang di sisi kiri jalan dengan kedalaman sekitar 15 meter.
Informasi mengenai kejadian ini pertama kali diterima melalui laporan masyarakat yang masuk ke layanan darurat 110.
Mendapat laporan tersebut, jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Selatan bersama personel Polres Lahat langsung bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Proses evakuasi yang berlangsung dalam kegelapan dini hari di kawasan perbukitan itu berjalan dengan melibatkan tim gabungan.
Dari hasil evakuasi dan pendataan sementara di RSUD Lahat, identitas para korban mulai terungkap.
Korban meninggal dunia diketahui berinisial C.S.W.B.S. (14), seorang pelajar. Sementara itu, satu penumpang lainnya berinisial D.A.K.B.P. (32) mengalami luka berat berupa cedera serius pada bagian leher dan saat ini masih menjalani perawatan intensif.
Lima penumpang lainnya dinyatakan selamat dengan kondisi luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban.
“Begitu laporan diterima, personel langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan penanganan korban.
Kami juga menyampaikan duka cita kepada keluarga korban yang meninggal dunia,” ujarnya dalam keterangan resmi yang dikeluarkan Senin siang.
Penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan masih terus dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Lahat.
Saat ini, penyidik masih memeriksa kondisi fisik pengemudi bus yang berinisial F.K.B.F. (43), serta melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan apakah faktor teknis kendaraan atau faktor kelalaian manusia menjadi pemicu utama insiden tersebut.
Menyikapi peristiwa ini, Polda Sumatera Selatan mengimbau kepada seluruh pengemudi kendaraan angkutan umum yang melintas di Jalur Lintas Tengah Sumatera untuk meningkatkan kewaspadaan secara ekstra.
“Kami mengimbau agar pengemudi lebih berhati-hati terutama saat melewati ruas jalan yang menanjak dan menikung pada malam hingga dini hari, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan,” tutup Kombes Pol Nandang.(red)












