Baturaja OKU Sumsel,GemaNusantaraNews.com –
Memasuki puncak mobilitas akhir tahun,Polres Ogan Komering Ulu (OKU) secara resmi meluncurkan Operasi Zebra Musi 2025. Apel gelar pasukan digelar sebagai bentuk kesiapsiagaan penuh dalam menciptakan Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) yang optimal. Operasi ini menjadi bagian dari strategi nasional Polri untuk mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas sekaligus meminimalisir angka kecelakaan.
Pada Senin pagi,17 November 2025 pukul 08.00 WIB, halaman Mapolres OKU di Baturaja dipadati oleh personel yang akan bertugas. Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kehadiran sejumlah pejabat tinggi daerah dan institusi seperti Asisten I Bupati OKU, Dandim 0403/OKU, Kepala Kejaksaan Negeri, perwakilan Pengadilan Negeri, serta kepala dinas terkait seperti Dishub dan Dinkes, menegaskan komitmen lintas sektoral dalam mendukung kesuksesan operasi ini.
Dalam amanatnya yang membacakan pesan Kapolda Sumsel,AKBP Endro Aribowo menegaskan bahwa Operasi Zebra Musi 2025 akan berlangsung secara intensif selama 14 hari, dari 17 hingga 30 November 2025. Operasi ini dirancang sebagai landasan untuk menyambut Operasi Lilin 2025 serta momen liburan Natal dan Tahun Baru 2026. Tujuan utamanya adalah menciptakan kondisi jalan raya yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat, terutama dalam menghadapi peningkatan volume kendaraan.
Kapolres juga memaparkan perkembangan kinerja operasi dua tahun terakhir dengan detail.Meski angka kejadian kecelakaan lalu lintas pada 2023 dan 2024 mengalami kenaikan sekitar 7%, terdapat capaian positif berupa penurunan 1% pada korban meninggal dunia. Sementara itu, korban luka ringan berhasil ditekan hingga 16%. Dari sisi penegakan hukum, tren tilang yang menurun dan teguran yang meningkat mengindikasikan tumbuhnya kesadaran masyarakat, meski tugas kepolisian dinilai belum usai.
Sebagai bentuk inovasi,operasi tahun ini mengedepankan pendekatan humanis melalui program unggulan “Polisi Menyapa” yang diinstruksikan langsung oleh Kakorlantas Polri. Dalam program ini, jajaran pimpinan, mulai dari Dirlantas Polda, Kapolres, hingga Kasat Lantas, akan turun langsung ke jalan untuk berdialog dan menyapa pengendara. Komunitas motor, driver ojek online, Organda, dan kelompok masyarakat lain akan menjadi sasaran interaksi untuk mendengar keluhan serta mencari solusi praktis dari akar permasalahan.
Di balik pendekatan persuasifnya,Kapolres menegaskan bahwa penindakan hukum tetap akan dilakukan secara tegas dan proporsional terhadap pelanggaran yang berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan fatal. Beberapa fokus tindakan meliputi pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, boncengan lebih dari satu, ketidakpatuhan terhadap penggunaan helm SNI atau sabuk pengaman, perilaku melawan arus dan ngebut, serta mengemudi di bawah pengaruh alkohol.
Menutup amanatnya,AKBP Endro Aribowo memberikan penekanan khusus pada seluruh personel yang terlibat. Ia meminta agar tugas dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan profesionalisme, dan tetap menjaga sikap humanis. “Tunjukkan bahwa polisi hadir bukan untuk menakuti, tetapi untuk melindungi. Tertib di jalan berarti peduli terhadap diri sendiri dan orang lain,” pesannya, menekankan filosofi pelayanan yang melindungi dan mengayomi.
Apel gelar pasukan ini tidak hanya menjadi simbolis dimulainya operasi,tetapi juga menjadi momen pengecekan akhir kesiapan seluruh personel, kendaraan dinas, dan sarana prasarana pendukung. Dengan demikian, Operasi Zebra Musi 2025 resmi dinyatakan siap untuk diimplementasikan secara menyeluruh di seluruh penjuru wilayah hukum Kabupaten OKU, demi mewujudkan keselamatan bagi setiap pengguna jalan.(gnn – red).












