Baturaja OKU,Sumsel,Gemanusantaranews.com – Dalam sebuah langkah strategis untuk memperkokoh pilar keamanan dan ketertiban, Polsek Baturaja Timur secara resmi menjalin sinergi dengan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Baturaja. Kolaborasi ini ditegaskan melalui pelaksanaan kegiatan patroli dan kunjungan kerja, atau yang dikenal dengan istilah sambang, yang berlangsung pada Hari Minggu, 26 Oktober 2025.
Kegiatan operasional ini bukan sekadar kunjungan seremonial belaka, melainkan sebuah implementasi nyata dari upaya preventif yang digalakkan oleh Kepolisian. Tujuannya jelas, yaitu untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang steril dari segala bentuk potensi gangguan, baik yang berasal dari dalam maupun luar, sehingga proses pembinaan narapidana dapat berjalan dengan optimal.
Komitmen dari jajaran Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu (OKU) dalam mendukung kegiatan ini disampaikan secara resmi. Kapolres OKU, Akbp Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., melalui perintah yang diteruskan oleh Kapolsek Baturaja Timur, Akp Azwan, S.H., M.H., menegaskan pentingnya langkah proaktif ini. Dalam pelaksanaannya, Kapolsek diwakili secara langsung oleh Kasi Humas Polres OKU, Akp Ibnu Holdon, yang bertindak sebagai perwakilan resmi dalam pertemuan tersebut.
Lebih lanjut, Akp Ibnu Holdon menyampaikan penjabaran mendetail mengenai tujuan inti dari patroli sambang ini. “Inti dari kegiatan yang dilaksanakan oleh Polsek Baturaja Timur ini adalah untuk memberikan penguatan pada sistem pengawasan dan, yang terpenting, merajut koordinasi yang aktif dan berjalan secara berkesinambungan antara lembaga pemasyarakatan dan kepolisian,” ujarnya, mengutip arahan pimpinan.
Pada kesempatan tersebut, personil Polsek Baturaja Timur tidak hanya berdialog, tetapi juga secara aktif melakukan pemantauan dan penilaian langsung terhadap situasi dan kondisi di dalam Rutan. Langkah ini bertujuan untuk mengidentifikasi secara dini setiap titik rawan yang memerlukan peningkatan pengamanan, sekaligus memastikan tidak ada celah yang dapat dimanfaatkan untuk tindakan yang mengganggu ketertiban.
Akp Ibnu Holdon kembali menekankan bahwa nilai fundamental dari kegiatan ini terletak pada pembangunan komunikasi yang tidak putus. Ia menyatakan bahwa sambang seperti ini sangat krusial sebagai perwujudan nyata dari koordinasi yang berkelanjutan, yang menjadi fondasi utama dalam menangani setiap dinamika keamanan yang mungkin timbul di lingkungan Rutan Baturaja.
Secara tegas, ia pun menggarisbawahi bahwa aksi yang digelar oleh jajarannya ini merupakan bagian tak terpisahkan dari sinergi institusional antara Polsek Baturaja Timur dengan Rutan Baturaja. Sinergi ini dibingkai dalam sebuah visi bersama yang lebih besar, yaitu menjaga dan memelihara stabilitas keamanan dan ketertiban (kamtibmas) di under the law area pemasyarakatan, yang notabene merupakan aset vital negara.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan tercipta sebuah model kolaborasi yang efektif dan mampu menjadi deterrent effect bagi siapa pun yang berpotensi menciptakan gangguan. Ke depan, sinergi semacam ini diharapkan dapat terus ditingkatkan frekuensi dan intensitasnya, guna memastikan lingkungan Rutan yang kondusif bagi terwujudnya tujuan sistem pemasyarakatan.(gnn – red).












