Baturaja OKU Sumsel,Gemanusantaranews.com –
Baturaja- Guna menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar, khususnya pada jam-jam sibuk di pagi hari, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ogan Komering Ulu (OKU) secara konsisten dan rutin melaksanakan operasi bertajuk “Strong Point Pagi”. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam upaya nyata mencegah kemacetan parah serta mengurangi potensi terjadinya kecelakaan di wilayah hukum Polres OKU, yang berpusat di Kota Baturaja.
Operasi”Strong Point Pagi” ini dilaksanakan setiap hari pada pukul 06.30 hingga 08.00 WIB, menyesuaikan dengan puncak arus kendaraan di awal hari. Seperti yang dilaporkan pada Sabtu, 25 Oktober 2025, kegiatan ini telah menjadi ritual pagi yang tidak terpisahkan dari tugas pokok Satlantas Polres Oku dalam mengawali hari dan memastikan kelancaran pergerakan warga masyarakat.
Kebijakan pelaksanaan operasi ini diinstruksikan langsung oleh Kapolres Oku,AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P. Sementara itu, penjabaran teknis dan pelaksanaannya di lapangan dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Oku, AKP Ayu Tiara Okta Dita, S.T.K., S.I.K. Melalui Kasi Humas, AKP Ibnu Holdon, dijelaskan bahwa ploting atau penempatan anggota secara strategis ini sangat penting dilakukan mengingat tingginya volume kendaraan di waktu pagi.
Latar belakang digelarnya operasi ini adalah membanjirnya arus lalu lintas setiap pagi akibat dari berkumpulnya tiga aktivitas utama secara bersamaan,yaitu anak-anak yang berangkat ke sekolah, para karyawan dan pekerja yang menuju tempat kerja, serta masyarakat umum yang memulai aktivitas harian mereka. Kondisi ini, jika tidak diantisipasi dengan baik, sangat berpotensi menimbulkan kemacetan yang panjang dan berujung pada situasi lalu lintas yang tidak tertib.
Guna memaksimalkan dampaknya,personel Satlantas tidak disebar secara acak, melainkan dipusatkan pada sejumlah titik yang telah teridentifikasi sebagai titik rawan kemacetan dan simpang strategis. Beberapa lokasi prioritas tersebut meliputi Simpang 3 Ramayana, kawasan seputaran Taman Kota Baturaja, Simpang 3 Bakung, Simpang 4 Pasar Baru, serta beberapa persimpangan krusial lainnya di sekitar jantung kota.
Secara teknis,metode yang diterapkan adalah dengan menempatkan anggota di setiap titik yang telah ditentukan untuk secara aktif melakukan pengaturan arus kendaraan. Mereka bertindak sebagai wasit di jalan raya, mengarahkan arus kendaraan, memastikan tidak ada persimpangan yang macet, dan memprioritaskan kendaraan dari jalur yang padat. Kehadiran fisik mereka juga berfungsi sebagai pengingat visual bagi pengendara untuk disiplin.
Di samping tugas pengaturan,dalam kesempatan ini personel Satlantas juga aktif memberikan sosialisasi dan himbauan langsung kepada para pengguna jalan. Mereka mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi segala peraturan lalu lintas, mulai dari kelengkapan surat mengemudi, penggunaan helm, hingga toleransi dan saling menghargai sesama pengendara. Pesan utama yang terus disampaikan adalah untuk senantiasa mengutamakan keselamatan di atas segala-galanya saat berada di jalan raya.
Pada akhirnya,tujuan utama dari operasi “Strong Point Pagi” yang berkelanjutan ini adalah terwujudnya Kamseltibcar Lantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) yang berkesinambungan. Dengan upaya preemtif dan preventif yang rutin ini, Satlantas Polres Oku berharap dapat menekan angka kecelakaan, meminimalisir kemacetan, dan yang terpenting, menumbuhkan budaya disiplin berlalu lintas di kalangan masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu.(gnn – red).












