IndraLaya,Sumatera Selatan,GemaNusantaraNews.com –
Kecelakaan lalu lintas tragis dengan modus tabrak lari terjadi di ruas Tol Indralaya–Palembang.
Peristiwa ini mengakibatkan tiga orang tewas serta satu unit kendaraan alami kerusakan berat.
Pelaku kendaraan lain yang diduga menjadi penyebab tabrakan langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
Peristiwa nahas tersebut berlokasi di KM 03.00 Jalur Bandung, tepatnya di Desa Muara Baru, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir.
Kejadian berlangsung pada Jumat dini hari, sekitar pukul 02.35 WIB, saat kondisi jalan tol sepi dan minim penerangan alami.
Kendaraan korban adalah Isuzu Traga pick up bernomor polisi BG 8059 TH yang dikemudikan oleh M (36 tahun).
Di dalam kendaraan tersebut turut serta dua orang penumpang, yakni R (33) dan RI (37).
Mereka bertiga dilaporkan tewas di tempat kejadian.
Sementara itu, kendaraan lain yang ditabrak hingga saat ini belum teridentifikasi karena melarikan diri.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara awal, kendaraan korban diduga kuat menabrak bagian belakang kendaraan lain yang sedang melaju di depannya.
Dugaan sementara penyebabnya adalah jarak aman yang tidak cukup dan kurangnya kewaspadaan di dini hari.
Namun, kepastian kronologi lengkap masih dalam pendalaman penyidik.
Polres Ogan Ilir melalui Satuan Lalu Lintas bergerak cepat setelah menerima laporan.
Tim langsung melakukan evakuasi korban, mengamankan barang bukti kendaraan, serta mengoordinasikan dengan pihak rumah sakit dan keluarga korban.
Kerugian material akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp25.000.000.
Ps. Kasat Lantas Polres Ogan Ilir, IPTU Dede Supria Yovi, menyampaikan secara singkat bahwa penyelidikan berjalan intensif.
Syarat utama untuk mengungkap kasus ini adalah identifikasi pelaku melalui rekaman CCTV dan keterangan saksi.
Signifikansi dari respons cepat ini adalah memberikan kepastian hukum bagi korban dan mencegah kejadian serupa di tol rawan kecelakaan.
Polisi terus melakukan pengejaran terhadap kendaraan yang melarikan diri dengan melibatkan pengelola jalan tol dan pihak terkait.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa kasus tabrak lari ini menjadi atensi khusus.
Seluruh proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan maksimal.
Tepat pada sasaran, kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di jalur tol pada dini hari.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan kejadian darurat melalui Call Center 110 yang aktif 24 jam.
Saat ini, barang bukti kendaraan korban telah diamankan di Mapolres Ogan Ilir demi kepentingan penyidikan lebih lanjut.(red)












