Baturaja OKU Sumsel,GemaNusantaraNews.com –
Sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi musim hujan,personel Polsek Ulu Ogan, Polres Ogan Komering Ulu (OKU), secara aktif melaksanakan patroli dan pemantauan terhadap debit air Sungai Ogan. Kegiatan ini merupakan upaya nyata kepolisian dalam mengantisipasi potensi bencana banjir dan banjir bandang yang kerap mengancam di wilayah tersebut saat curah hujan tinggi.
Kegiatan pantauan ini dilaksanakan pada hari Minggu,4 Januari 2026, di sepanjang bantaran Sungai Ogan yang masuk dalam wilayah hukum Polsek Ulu Ogan. Patroli dilakukan dengan mengecek kondisi dan ketinggian air di beberapa titik lokasi yang dianggap rawan atau menjadi indikator penting bagi perubahan debit sungai.
Dalam pelaksanaannya,petugas terjun langsung ke lapangan untuk mengamati secara visual dan mencatat kondisi aktual aliran sungai. Mereka memeriksa tanda-tanda kenaikan permukaan air, kecepatan arus, serta kondisi sekitar bantaran untuk mendeteksi dini adanya potensi bahaya yang mengintai masyarakat.
Berdasarkan hasil pantauan pada hari itu,disimpulkan bahwa debit atau ketinggian air Sungai Ogan masih dalam batas kondisi normal. Meski demikian, temuan ini tidak serta-merta membuat kewaspadaan diturunkan, mengingat cuaca dan intensitas hujan dapat berubah dengan cepat.
Petugas patroli secara langsung mengimbau masyarakat,khususnya warga yang bermukim di dekat bantaran Sungai Ogan, untuk tetap waspada dan siaga. Imbauan ini disampaikan mengingat kemungkinan terjadinya kenaikan debit air secara mendadak akibat hujan lebat di hulu sungai.
Kapolres OKU,AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., melalui Kasi Humas Polres OKU, AKP Feri Zulfian, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin. “Pengecekan debit air ini rutin dilaksanakan sebagai upaya mengantisipasi musibah banjir bandang yang bisa terjadi saat hujan,” jelas Feri Zulfian, menyoroti alasan fundamental dilakukannya patroli tersebut.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa mekanisme pemantauan ini dirancang untuk membangun sistem peringatan dini yang responsif.”Setiap hari petugas lakukan pengecekan, dan jika sewaktu-waktu terpantau debit air mengalami kenaikan di atas ukuran normal, petugas bisa segera memberikan peringatan dini kepada warga dan instansi terkait,” ujarnya. Hal ini menunjukkan kesiapan prosedur evakuasi atau penyelamatan jika kondisi berubah membahayakan.
Dengan dilakukannya pemantauan rutin ini,Polsek Ulu Ogan tidak hanya menjalankan tugas pre-emtif dalam penegakan hukum, tetapi juga memperkuat perannya dalam melindungi keselamatan masyarakat dari ancaman bencana alam. Langkah ini diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada warga sekaligus meminimalisir risiko kerugian material dan jiwa jika terjadi banjir, melalui deteksi dini dan koordinasi yang cepat.(gnn/red).












